This life..buat apa dibuat ribet?

” This life.. Buat apa dibuat ribet?”

Mungkin itu yang membuat gw dan cumamih naik 4 kilo selama satu bulan menikah.. (woot!!). Tapi denial-nya,kami berdua selalu bilang bahwa ini adalah tanda kebahagian dari pernikahan yang baru seumur upin and ipin (Senna Most Favorite Movie..ahaha! ) Yes, fat is the new happiness (kalo kata gua)..

I’ve been through the hardest phase, dimana gw sangat menjadi pemikir akan hal2 yang gak sepatutnya di pikirkan (dan membuat berat badan gw turun 4 kilo) .. Yap, saat itu adalah saat dimana gw menjadi bridezilla, (cerita yang sempat gw tulis di #preparetheweds ). Sejak dari pengalaman itu, di kehidupan setelah wedding, gw berjanji untuk menjadikan kehidupan baru gw dan cumamih itu se- simple dan semudah itu..

Memang sulit untuk menghadapi pertanyaan2 seperti :
1. Udah Isi? (Dimana bulu kerokan bekas paes aja belom numbuh dan masih berbekas ala2 skin head)
2. Udah punya rumah sendiri ? (yang lagi2 dimana rasanya masih ngos2an nabung, puasa konser selama 9 bulan untuk menyelenggarakan resepsiong , yang sekiranya kalo gak diadakan menimbulkan spekulasi2 aneh untuk orang2 gak penting di dunia ini)
3. Suami jadi naik pangkat ? (haduh, naik pitam aja boleh gak?!)
4. Jadi nanti punya anak berapa ? (Hadeh, ini lagi.. ditanyain udah isi aja gw males, eh pertanyaan punya anak berapa.. “DUA BELAS sis, biar kalo pemain bola ada pemain cadangannya”)
5. Udah ada rencana untuk asuransi dimana? (asuransi untuk hatiku kepada suamiku bisa sisstt, itu perlu loh?!)
Ya.. sekiranya pertanyaan seperti itu lah, yang cukup menganggu kehidupan pernikahan seumur upin ipin saat ini. But, well i’m not take it hard , jadi ketika mereka semakin basa – basi dalam pertanyaan itu, semakin basilah pertanyaan itu di hidup gw, yang kemungkinan semakin males untuk gw lakukan..hahaha! Dan semakin “If you care, I don’t.”
Tuntutan.. ?! Yap, memang semua kehidupan ini adalah tuntan. Tapi apakah tuntutan itu datang dari orang lain? For me, it’s not! Bahkan kadang ketika gw dituntut oleh orang tua gw sendiri, gw gak akan mengerjakan-nya. Tapi ketika tuntutan itu datang dari kemauan gw, apapun itu gw akan lakukan (typical aquarius bukan sodara2?!). So, once you got the question like my examples above , what you do is you just have to ignore it.. and i bet your life will be as simple as that.. and you got what you need.. a happy life! ๐Ÿ˜‰
Somehow, gw pun bisa selalu mendapat spekulasi negatif tentang ke-semua-an kehidupan rumah tangga gw , and yes perhaps a question like “Ish,tika sama suami nya ini kok kerjaannya makan sama jalan2 terus sih?!” or “Emang mereka gak mikir mau KPR punya rumah yah, skg kan masih numpang ?!” or “Emang mereka gak nabung buat nanti punya anak?!” or Emang .. Emang.. dan Emangg .. -___-
Do i have to mention how many bank account that i handle right now? Do I have to say all my set up plans for the next 10 years? Do I have to tell where i put my deposit bank account ? Kalo semua gw jabarin, dan gw jelaskan kepada mereka , yang ada sama kaya gw present dan pitching ke client bowk..dan gw bukan typical orang yang punya plan terlalu jerimet (baca: ribet) .
Kehidupan keluarga gw tidak se-ribet orang2 yang terlalu care sama keluarga kecil gw.. what we do now is ; Menikmati hasil yang gw dan cumamih dapatkan, menjalankan plan hidup yang gw punya ,bekerja dan melembur (hahaha!) and yes we do love travelling.. Hal2 itulah yang membuat hidup gw more happy like now, kehidupan untuk tidak peduli dengan what people says, tidak peduli oleh tuntutan hidup mereka,kehidupan untuk tidak gengsi dengan hal apapun. Yes, i still learning how to ignore them, yang kadang2 gw pun juga masih suka kepikiran.. tapi balik lagi goals kehidupan keluarga ini yang“Happy – go – lucky” , so what we can do is enjoying every single thing that God has given to us.
For me , The post wedding life is quite unpredictable.. tidak terprediksi oleh gua yang ber-spekulasi negatif pada saat menjadi bridezilla. But i am thankfull for the Pre-Marriage Syndrome..without that syndrome gw gak akan bisa menjadi orang yang se-bodo-teuing seperti sekarang…hahaha! I am more happy rite now, I am happy to be a “careless” (maksudnya gak peduli apa yang di omongin orang).
One quote dari gw (saelahh.. gaya bet!) untuk penutup siang hari nan mendung ini :
The Happiest moment in life is when you have no vision about others and just go for your vision
You pretend like a blind people, but you actually can see the beautiful world is yours!
Happy Sunday all ๐Ÿ™‚
Advertisements

2 thoughts on “This life..buat apa dibuat ribet?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s