Sincipaoo..Singapoh..and the other anti-mainstream places around!

Helloooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo…

Apakabre dunia? yang jelas dunia gw gak ada yang lebih asyik di banding dunianya kak nunu (tagline kak nunu yang paling melekat di masa kecil gw .. Apa kabar dunia? tetep asyik *oke gak penting*). Kemana aja gueee selama 2 minggu blog stuck di “Happy birthday Opa Lenon”. Selain abis membolang dan langsung di bombardir kerjaan akhirnya, gw hadir untuk menghibur kalian yang lagi galau dalam permasalahan bridezilla..

Let’s talk about honeymoon! Pikirkan hal yang enyak2 dalam hidupmu..salah satunya adalah honeymoon (itu adalah terapi paling enak untuk bridezilla, walau kadang memang setelah menjalankan terapi..shit!we’re back to reality..hahaha!)

Singapore, yes! a very famous place to a shopaholic (dengan derajat super kaya..absolutely bukan gw banget!hahaha). Tapi kenapa 2 weeks ago gw ke Singapore? ini adalah bagian dari tugas kenegaraan keluarga,sehingga gw harus berangkuts ke negeri singadidapur tersebut.

Let’s continue it..

Once gw mendengar nyokap gw “dek beli tiket ke Singapore untuk 5 orang?” yang langsung dipikiran adalah the anti-mainstream place (i mean not orchad anymore) but who knows kalo si ibu ratu maunya berdiam dan bersahaja di sekitar Orchard yang notabennya gak ada hotel yang ratenya dibawah 2,5juta rupiah! Kali ini butuh extra effort untuk gw mencari sesuatu yang memang cocok dan sesuai kemauan ibu ratu dan cocok di kantong GUAAA.

Thanks to Agoda! Walau sebelumnya gw sama sekali belum pernah menggunakan jasa pemesanan online yang konon (tapi it’s true) potongan harganya jauh lebih murah! Pemesanan hotel seminggu sebelum gw dan rombongan berangkuts.. (Sebelum pesen hotel rasanya mau mengeluarkan credit card itu seperti mau mengerluarkan anak *sotoy* yes! berat gilaaa cinn). Okey, luckyly berkat Agoda gw bisa mendapatkan hotel yang ratenya sekitar IDR 1,5juta/malam di sekitaran orchard (harga public nya 2,5juta), lebih jelasnya di dekat Lucky Plaza dan lebih tepatnya di Mt.Elizabeth road. Yak dan Ibu Ratu was Happy with it πŸ™‚ . That was YORK hotel, yang jaraknya kurang lebih 100 m dari Lukcy Plaza dan 50 m dari Mt. Elizabeth Hospital.

Sebelum gw sampai dan tiba untuk menikmati Singapore, seperti biasa.. no research no swestika! Gw melakukan research kecil untuk mencari tau beberapa daerah yang sekiranya masih jarang di jamah oleh warga2 di dunia ini (hahaha..sekalian aja bowk gw ke mars?! belom di jajah manusia bangeutt). Tapi, it’s really hard to find in this small country dan walau beberapa kali gw bolak – balik kesini tetep aja gak ada yang se- anti – mainstream itu.

Well, akhirnya! I tried to forgot about finding those places. Jadi, happy go lucky aja kesana dengan Ibu ratu yang goalsnya belanja dan gw plus cumamih yang memang goals nya #letsgetlost aja.

Day 1 : 13.10.2012

Membolos kantor (maafkan bosku dan teman2 kantorku harus MT sementara..hohoho) karena flight yang seminggu sebelumnya di pesan masih ada promo murah pada jam terbang pukul 07.55 (banyangkan betapa morningnya itu untuk gua yang sebelumnya habis diterpa kelemburan yang ada). But, i do always love Garuda Airlines dan akan menjadikan my favorite airlines untuk kemanapun berpegian (kasih gratis ticket ke wakatobi ya kepada bapak / ibu atau siapapu marketing di Garuda πŸ˜› ). Sesampainya di Sincipaoo, hal yang pertama gw lakukan adalah membeli provider yang applicable on my iphone! “Malu bertanya sesaat di Jalan,GPS mati sesat di Singapore” . Hal demikian yang membuat gw langsung beli sim card singapore (SingTel) yang berisi SSD 25 dan langsung mengaktikfkan paket internet untuk iphone 3 days hanya SSD10. Setelah urusan beli membeli akhirnya kita lanjut naik Taxi (kali ini modal ibu Ratu) ke York Hotel. Dikarenakan kami ber-5 dimana memang harus menyewa semacam Van untuk bisa angkut satu rombongan ini, memang mau gak mau kami harus menggunakan Van yang costnya sekitar SSD60 untuk one-trip. Jangan bayangkan Van nya seperti pregiio city trans ke bandung yah, IT IS A MERCY.. sekali2 jadi orang enak mumpung sponsornya mau bayarin πŸ˜›

Setelah sampai di Hotel dan beberes petualangan di mulai. Sebelumnya, gw udah wanti2 ke nyokap bahwa di Singapore nanti apapun yang terjadi kalau mau jalan ke tempat di luar orchad harus naik public transport (sedikit militer) karena kali ini kami memang gak mau minta tolong orang kantor bokap untuk jadi supir antar-jemput kesana kemari, toh nyokap memang maunya cuman ke MBS (Marina Bay Sand) dan Orchad. Then, after that we went to MBS yang sebelumnya mampir sebentar ke Merlion Statue Sign dimana the REAL TOURIST memang harus dan wajib kesini dan memang mama gw obsessed foto dengan si Singa bermancurkan air .. zzzz!

MRT menjadi transportasi kami, selama kami ada disana! Jangan salah, walaupun ada sponsor tetep aja gw merki. Terimakasih karena GPS iphone gw nyala, jadi gw bisa cari tau MRT dari orchad ke daerah merlion. Dan yak, ternyata kami harus berhenti di Raffless place, yang sebenernya bisa berhenti di Esplanade (untuk jarak tempuh yang lebih cepat..ihihihi! Maafkan mama dan tante jauh ya jalannyaa..Gak papa jadi bisa kuyuss yus yus)

Marina Bay Sand with two people i love the most

Nah, pose seperti ini memang pose wajib kalo ke sincipaooo…

Sembari menunggu si Ibu ratu ini belenjongan kesana kemari di MBS.. Apa yang dilakukan the bolang ini? Mari kita tengok tengok ketjil gambar di bawah ini :

Cumimoh Mupeng berat main casino πŸ˜›

Buahahahaha Mupeng di depan tempat Casino. Definitely, gw bukan orang yang suka Judi. Walaupun gw ber-shio naga dimana katanya hoki selalu mengalir tapi untuk urusan gambling gw bener2 gak ngerti strategi apa yang harus gw pakai.Walaupun 3 tahun gw di Malaysia, masuk Genting untuk berjudipun nampaknya gak ada ketertarikan sama sekali. Jadi, kali ini kita ya liat2an aja dari luar dimana bentuknya sama kaya casino di Las Vegas (cieleh sotoy, padahal liat LV juga dikirimin photo bapake pas disana..hahaha). Yah compare to Genting jelas beda yah..Ini versi “ber-kelas ala ala lalong lah” . Yang gw lihat dari term and conditions disana, maksimal kalian harus membawa SSD100 (yang kalo gw kira2 100 dollar tersebut bisa di lokasikan ke budget kuliner..hahaha) untuk dapat menikmati ke – euphoria- an di dalam dunia itu. Tapi aselik, MBS itu bagaikan dunia sendiri.. ckckckc! dan buanyak banget orangnya.

Muak dengan MBS, lanjut kembali ke per-istirahat-an karena memang mak2 ini gak kuat jalan. Jadi, diputuskan makan malam di sekitaran orchard dan hari esok nya cukup gw dan cumamih yang bolang keluar dari orchard.

Day 2 : 14.10.2012

Uh yeah aha aha! It’s time to explore Sincipaoo… Sempet bete karena hari pertama sama sekali gak dapet apapun yang sesuai dengan ekspetasi gw, kecuali pemandangan pohon dan taman yang asik buat piknik..hahaha (indonesa banget, sekali liat taman gatel pengen bawa rantang). Akhirnya, cumamihpun (sangat ready) untuk explore tempat2 yang kiranya anti-mainstream buat kita berdua. Setelah sarapan pagi di Glean Eagles hospital (which is request mama gw yang BM pengen nostalgia ke tempat ini *yes, that was a place that had something on my family’s story :’)* ) akhirnya kami berdua-pun memulai pencarian tempat yang sekiranya oke buat di rekomendasikan.

The numero uno place : TANGLING MALL

Ini bukan sekedar mall biasa seperti mall2 di Orchard atau Somerset. Tangling Mall, yang berjarak sekitar 100 m dari Gleneagles hospital menjadi mall favorite gw, kalo lagi nunggu bokap di Rumah Sakit. Bentuknya dari tahun 2000 sampai 2012 gak berubah sama sekali. Isinya pun juga banyak bule alias expat2 yang tempat tinggalnya sekitaran daerah tersebut. Harganya ya memang, harga expat (di singapore itu gak ada yang murah kecuali kencing alias gratis!). Tapi yang menarik disini adalah Toko Sulap yang pun gak berubah dari terakhir gw beli mainan sulap untuk bokap hahahaha (obsessed jadi pak tarno). And their was selling all the Halloween stuffs, rasanya pengen borong terus party di kantor buat tanggal 31 nanti, tapi lagi2.. buat apahh setelah itu??? *galau mak mak*.

Mall ini gw sebut sebagai mall BM (banyak Mau). Barang perintilan seperti kertas cupcakes, sedotan garis2 ala DIY gw, lengkap di jual disini dengan harga SSD15 dollar ajeh.. AHHH!! mau borongsss!!! Tapi lagi lagi….. okey next!

Second Places : Singapore Art Museum (SAM)

Kali ini, gw dan cumamih memang menikmati liburan ala TURISSS di negeri orang. Naik MRT dari Orchard, dimana harus sekali ganti di Dhobby Ghaut lalu lanjut turun di Brass Basah akhirnya berhasil membuat kami berdua sampai di tempat ini. Museum menurut gw adalah childhood gw. Gw dan cumamih selalu suka dengan hawa2 mistis (loh) yang ada di museum. Tapi museum art singapore kali ini bener2 peuuucahhh sobbbsss.Ticket masuk untuk adult yang SSD 10/person bener2 bikin gw dan cumamih mendapatkan apa yang gw mau. Yes, the anti-mainstream places. Lagi2 isinya apa? turis2 luar..hahaha!

Yang membuat gw bangga di tempat ini adalah, ada sekitar 3-4 seniman Indonesia yang exhibitionnya di tampilkan di SAM. Yes! I am proud to be Indonesian (padahal bukan karya gw, tapi sama aja asalnya..hahaha).

Jadi, pas gw datang kesana pas banget lagi ada dua exhibition yang lagi berlansung. Pertama adalah mini exhibition by Singaporean , dan yang kedua adalah kumpulan beberapa seniman di Asia. Sebelumnya, setelah kita bayar HTM untuk museum ini bener2 sang informant-nya ngasih tau kemana2 aja kita harus pergi dan langsungpun kita di kasih peta dan penjelasan kemana kita harus pergi.

The 1st Exhibition : NOT AGAINST INTREPRETATION – A Flog of Birdies in the 21st Century

Kali ini bener2 berat temanya! Karnya pun buat gw, butuh semedi di gua hiro buat ngerti apa maksudnya. Tapi dari apa yang gw baca di guide booknya. Exhibition ini lebih menceritakan masalah sosial politik yang berlangsung di Singapore. Selebih nya seperti apa karnyanya seperti ini..

A FLOG OF BIRDIES IN THE 21st Century

NEXT.. gw datang ke ruangan gallery yang lebih besar dan karyanya lebih mantapun.. uhh ngecess! Andai gw bisa bekarya seperti mereka. Kreasi seniman se – ASEAN sepertinya di kumpulkan disini. Surprisingly, yang menurut gw paling menarik adalah karya2 orang Indonesia.. Uh wowowowowow! Hebat!

PANORAMA CONTEMPORARY ART FROM RECENT ASIA : kurang lebih konsepnya sama dengan the 1st one, tapi ini lebih into issue sosial politik di ASIA dimana value of culture mulai luntur, globalisasi merajalela, seperti itu kira2.

PANORAMA CONTEMPORARY ART FORM RECENT ASIA

My favorite work of art in Panorama …

by Agus Suwage

by Agus Suwage , Indonesia

Visual art exhibition by some of Japanese artist …

Japanese, with i forgot the name is πŸ˜›

And again from Indonesiaaa.. (kalo gw kaya raya punya 50 pulau, gw mau beli lukisan ini banget.. cumiiii!!)

By Erik Muhammad Pauhrizi, Indonesian

And here the most “Kinih” art from Thailand , membahas tentang trend tattoo dan juga kaos band yang marak di kalangan anak muda.. azeeekkk! Gaul berat.. satu2nya yang gw cuman ngerti ya karya ini doang.. DIANGG!

sam

by Sakarin kure – on , Thailand

dan masih banyak karya yang super kece.. dijamin SAM ini bener2 gak pernah bikin drop shay! Ketika tahun 2009 gw kesini ada exhibition yang super kecenya seperti SAM. Buat gw, something refreshment like this bener2 simple tapi i enjoy it , kena banget di hidup gw.. (azzeeekk)

NEXT destination : TONKATSU RAMEN (the most endes worth it ramen in MY world..hahaha)

Setelah bener2 cuci mata di tangling mall dan SAM dan bener2 Laper total.. akhirnya gw dan cumamih memutuskan untuk makan siang Ramen di daerah Tanjong Pagar. Pernah kesini sebelumnya? Tentu belum. Modal GPS adalah senjata kami berdua. Lalu tau dari mana tempat ini? hasil kepo instagram temen gua..hahahaha! Yes, akhirnya demi Ramen ini..kami menujulah ke Tanjong Pagar yang suatu tempat di Singapore penuh dengan orang2 yang absurd..hahaha! Dari station MRT city hall yang jarak dari SAM cukup jauh (cukup aja kok) dan turun di Tanjong Pagar. Berkat GPS, akhirnya kita menemukan King Tonkatsu Ramen, yang berada di samping (tapi masih satu gedung) hotel Orchid. Ternyata satu deret itu adalah restoran jepang gitu.. Mungkin,it’s like melawai blok m, dengan Japanese resto sepanjang jalannya. Rasanya gak failed sama sekali , tapi harganya hemmm.. lumayan lah buat gw yang belom ngeluarin duit makan dari kemarin hahaha.. Jadi, untuk standart ramen (no seaweed dan telur) pricenya adalah SSD 13-sekian , Add seawed SSD 15, add Eggs SSD 14. Sedangkan, kalau untuk rasa dan pedas dia ada Red dan black untuk kuahnya.. Ya kalo kata suami gw yang black itu biasa aja pedesnnya, semacam kaya di kasih black pepper aja. Harga untuk kuah biasa, red dan black pun juga beda, cuman harga mahal dia itu SSD 15 , kecuali kalian tambah2 apa lagi. Gak ada oca, adanya air putih.. tempatnya kecil ngantrinya maknyuuuss.. Tapi porsinya memang super kenyang puooolllsss!! Daging nya setebel sol sepatu gw, kalah havainas gw sama si daging ramen ini.. Recommended at ALL! ihihihi..

king tonkatsu ramen

Next , ntah mau kemana akhirnya kita jalan2 gak jelas di daerah Tanjong Pagar. Daerah ini memang masih daerah pembangunan (tapi gw juga gak yakin sebangunan itu sih) mksd gw banyak abang2 bangunan. Daerah yang absurd dan ketika gw menemukan traditional market, pun berjarak 20 meter dari pasar menemukan tempat judi kuda dimana bau2 weeds bikin gw puyeng (padahal cuma lewat, apalagi masuk yah.. teler total pasti gw..zzz!). Setelah gw pun, mengelilingi tanjong pagar, belum ada panggilan dari Ibunda tercinta belum juga menilpunku. So, me and cumamih decide untuk cabs dari tanjong pagar dan ngaso sebentar di Somerset untuk having a (late) octoberfest sekaligus meng-istirahatkan kaki sejenak.. Yes! Kali ini kaki gw berasa di tonjok chis jhon pake krisbow, pegel bowwwkkkk..

Fourth Place : Acid Bar

ACID BAR infront of 311 somerset

Bar yang menjual beer super murah di kala happy hour ini, lumayan asik dibuat nongkrong2 dan ngobrol plus ngerebahin kaki sebentar. Dikala cumamih pesen 1pint of Killkenny , gw cukup tiger kecil aja untuk pengiritan (lagi2 ibu negara yang merki pangkal kaya..hahaha!). Acid bar ini, malam sebelumnya gw datengin jumat malam dan itu FULL .. Tapi lagi2 shio naga liong ini membuat kami berdua hoki dapet tempat duduk pas untuk dua orang. Dan hari sabtu setelah lelah keliling kota, kami kembali lagi kesini sambil menunggu kabar..

Kill me time

Belum ada kabar dari Ibu ratupun, akhirnya kami memustuskan ke suatu tempat per-belanja-an hitz se Jakarta..

Fifth Place : H & M

Yes, hitz berat! Apalagi Sale 60 % , rasanya satu singapore numplek disitu. Tapi emang lumayan sih gw bisa dapet sepatu ala toms dengan harga SSD 10 dan baju dress santai seharga SSD 20, kagetnya cumamihpun mendapatkan sepatu seharga SSD 15. Jadi total belanja kita cuman SSD45 ajah untuk 3 item. Tapi, jangan sedih wahai manusia konsumtif. 3 lantai dengan jumlah row kasir kurang lebih 12 penuh antrian, antri se -antri2nya manusia kaya mau masuk surga (sotoy keterlaluan ya gw, di denger Tuhan kayanya di templeng deh gw..hahaha). Pun begitu dengan isi di dalam H&M tersebut, pepes seada-adanya.. Tapi hardwork paid off, akhirnya gw dan cumamih dapet 3 item belenjongan. Dan mari kita lihat lautan manusia sepanjang orchard dan membludak di depan H&M ini..siadissss totalll!!

Hiii apaaan inih???

Next : Newton Food Centre

Si mama belom laper, dan suruh anaknya jalan duluan aja cari makan. Yes! kesempatan membolang (lagi).. Kali ini, gw mau kasih tau cumamih the most Endesssttt Prawn in MY WORLD (again). Ini bukan sembarang udang, selain bentuknya yang bohai , semok (beda sama udang2 di seafood fatmawati ye bowkk..kalah lah doi kalo ikutan kontes per-udang-an) dan padat (pokoknya kenyang puas lah kl makan ini) tipe jenis makanan ini jarang gw temukan di restoran2 seafood pinggir jalan, kalaupun ada di restoran cina mahal banget. Yes, my favorite CEREAL PRAWN yang sudah menjadi idolaku sejak kuliah (kalo kabur ke singapore pasti wajib absen kesini). Dengan pasangannya Ikan pari dengan saus ala2 melayu (asem2 gimana gitcuuu). Jadi wajib di coba ke singapore ke NFC, yang dari orchard tinggal naik MRT sekali ke Newton lalu nyebrang lewat jembatan, langsung sampai di NFC.. Jangan lupa duduk dan cari nama stall makanan seafood ini (Modern Grill Seafood) .. karena dialah yg jual cereal prawn ter-endesss di jagad raya hidup gua..hahaha! Tapi yang paling absurd adalah ketika cumamih mesen kue bantal alias fried bread , dimana doi mau roti bantal ini pengganti nasi (sok2an mau diet) tapi fail..hahaha! Tetep minta nasi ke istrinya.. grook!

NEWTON is the new heaven πŸ˜›

oke panggilan ibunda tercinta akhirnya datang, ternyata doi laper dan minta dianterin untuk beli mini cheesecake di food village takasimaya. Tapi sebelum ke takasimaya, kita mampir Far-East mall. Apa yang kami lakukan disana?

Far East Mall.

Hahahaha.. Kingkong is the new name of our last name kalii ye. Mungkin kalo orang2 merki di makanan, dan tend to go to Universal Studio or shopping. Buat kita berdua wisata kuliner dan wisata yang menenangkan hati itu adalah important thing buat kita berdua. Jadi, gak ada jarak satu jam gw BM berat untuk beli chicken popcorn yang memang ngantri buat dapetinnya.. Tapi trust me! Ini enak dan pas buat cemilan malam hari, atau cemilan jalan kaki di Singapore. I don’t care about gain weight, yang jelas gw tetep olahraga disana dengan Jalan kaki dengan potensi duduk di MRT kira2 cuma 3 menit per-station nya (itu kalo hoki, kalo gak ya nasib..hahaha)

Harus coba chicken popcorn with cheese sauce dan juga marsh ball with ice creamnya mereka. Beuh!!!

Karena antriannya panjang banget, jadinya cumamih gw suruh nunggu dan gw lari sebentar untuk cari2 sepatu disana. Dan iya looh, gw dapet sepatu edgy ala2 ASOS yang harganya cuma SSD9 dollar aja. Not even 100 ribu rupiah, sama percis seperti yang gw liat di rococo rack di DS, tapi kali ini versi korea dengan tampilan yang sama harga murmer total..ihihi! Cari tempat yang namanya mimosa, di lantai bawah selantai sama si Chippy Happy Food ini di jamin, kalian yang suka shopping…hemm! ATM bisa di bobol dengan kekhilafan yang ada..hahaha!

Last destination : I found my love in the Hopeless Place.

Bertemu ibu ratu dikala muka udah gak karu2an dengan kaki super kenceng karena jalan teroosss.. akhirnya doi minta dianterin ke Takasimaya demi sebuah mini cheesecake (kalo disini namanya kue unyils), di perjalanan gw menemukan sebuah toko sandal favorite gw sepanjang segala abad. Yes! THE HAVAIANAS store.. Memang, sandal terlampau mahal ini kadang kalau kita yang gak langsung pake sekilas terlihat seperti Ando. Tapi gw punya alasan yang kuat untuk menjadikan mereka the most loyal sandals of my life. Kalau kalian follow IG gw, setiap gw foto kaki selalu beralaskan havaianas kuning, yang kurang lebih 3 tahun loyal sama hidup gw. Cari model dengan gaya colorful di Indonesia, se-sulit itu, bahkan gw udah datengin warehouse di Bali – Seminyak, merekapun bilang untuk versi color memang tidak di jual di Indonesia. Only in KL and Singapore. Yes, tanpa bak bik buk bek bok melihat si orange ini gw langsung fix beli walau memang harga nya hemm cukup mahal buat gw.. But seriously, quality itu gak pernah bohong..

Nepal..Ready To Go!

dan setelah menemukan dambatan hati yang baru, akhirnya kami sekeluarga pun memtuskan untuk makan malam terakhir di Singapore , yang sekiranya hem cukup mahal untuk gw dan cumamih namum sang sponsorship (lagi2) mau nya makan disitu, jadi kita memtuskan untuk dinner di Asam Laksa by Thai Express di gedung Paragon. Harga, ya harga standart makan keluarga. Rasa, pas untuk mulut orang Indonesia.. terutama orang jawa seperti keluarga gw.

After all the activities yang dilakukan, mandi malam dan berendam di air panas rasanya jadi pilihan tepat untuk ngompres seluruh badan yang pegel total. Maklum, udah hampir 2 tahun di manja naik mobil terusss, tanpa adanya pemanasan jadi inilah efek sampingnya.. JOMPO!! hahahaha..

For me Singapore is quite interesting. Banyak tempat yang belom gw datangi seperti Museum of Toys, Tintin Shop, Kampung Arab dan juga Hj.Lane. Tempat2 sekiranya beberapa blogger anti-mainstream pun suka mer-review nya. Jadi, regarding to money 3D/2N bawa sekitar 1,5juta (exclude hotel dan airplane) udah lebih dari cukup. Tapi 4D/3N you need more money, but of course you still get another good place.

Dan satu lagi.. Singapore adalah destinasi yang menurut gw cocoknya dijadikan destinasi hanimun kedua bukan the 1st main place kalian untuk hanimun. Aselik, jalan kaki sepanjang hari dan juga sepanjang masa itu membuat cranky setelah pulang dan tepar, sehingga no moment untuk “buat anak” ahahaha ataupun untuk kalian refresh hal2 bridezilla yang sempat melanda . Sampai saat ini, untuk pergi ke Jepang pun jadinya gw mikir dua kali.Untuk terus berjalan dan terus mobile (karena pasti kalian gak mau melewatkan moment2 ataupun satu tempatpun disana), bahkan sahabat gw pun yang udah 4 tahun di Tokyo, dia bilang belum semua Tokyo dia kunjungi.. Krezii..!! Jadi saran gw yang pengen honeymoon ke Singapore, think twice! Kecuali memang kalian pasangan shopaholic, ya mungkin bs menikmati.. Tapi, carilah tempat yang memang bisa me-refresh keadaan mental bridezilla kalian. Cranky capek itu bisa membuat suami kelak ilfil, apalagi pas malam pertama.. hiii jangan deh yah..

Well, saatnya dirikyuuu bobok karena besok berkarijo kembali!

Btw, i am thinking of going to Nepal or ASEAN trip (Vitenam, Laos, Kamboja, Myanmar). Which one is more interested guys? hahaha!

Good night and happy sunday all πŸ™‚

Advertisements

2 thoughts on “Sincipaoo..Singapoh..and the other anti-mainstream places around!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s