Attention Please! Have you guys think about Savings?

Hari ini entah angin apa yang membuat gw sedikit take big attention into the future selain punya rumah model film “UP” yang bisa keliling dunia..hahaha! Yap, kelelahan bekerja mungkin salah satu yang menjadi trigger pemikiran serius gw untuk berinvestasi. Kebetulan beberapa uang hasil jerih payah menjadi budak ahensi membuat si ibu nyonyah ini kepikiran untuk berinvestasi untuk kepentingan masa depan.

Gw dan cumamih sempat melakukan investasi dalam tabungan berjangka di CIMB niaga tahun lalu, yang cerita goalsnya adalah menabung untuk persiapan rempong kawinan ina itu yang memang menghabiskan biaya lumayan daripada lumanyun. Setelah menikah, kemanakah tabungan berjangka itu? Gak diterusin karena males ngurus..hahaha! Sedikit informasi mengenai tabungan berjangka, yaitu tabungan yang ditentukan syarat dan ketentuan untuk pengambilannya. Sistemnya pun bisa dipotong langsung dari rekening alias debit sistem atau kamu memasukan nominal tabunganmu di teller atau cash deposite machine. Tapi pada saat itu juga gw memutuskan untuk memakai sistem langsung potong dari rekening, supaya gak rebek. Nominal untuk tabungannya pun bisa berapa aja start dari angka IDR 200,000 sampai tak terbatas, dan jangka pengambilan uang tabungan yang gw ambil selama satu tahun. Jadi harus selama satu tahun,gw baru bisa menikmati hasil tabungan gw tersebut.

Belajar dari tabungan berjangka, sempet nyesel kenapa gak gw lanjutin aja tabungan berjangka itu. Sekarang yang gw lakukan adalah menabung di account bank (sebut saja) bank X, tapi kartu atm nya di  umpetin di kotak harta karun di RUMAH. Tapi apa yang terjadi saudara2, beberapa case membuat tabungan itu menjadi ter-“grogotin”. Jika begitu (asiikk bahasa ala majalah bobo banget) kapan gw bisa DP rumahnya.. zonkkk!!

Okey belajar dari case gw yang tabungannya ter “grogoti” oleh kebutuhan mendadak (yang sometimes juga gak mendadak amat)  mari kita bahas tentang investasi masa depan  (kesotoyan) dan manajemen keuangan, khususnya keuangan untuk para keluarga muda.

Investasi : 

Kali ini topik gw agak serius, gak melulu soal jalan – jalan atau hang out..hahaha! Yes, pernah kepikiran tentang biaya sekolah anak ataupun jelek2nya suami sakit? Memang banyak cara mudah untuk mengatasi masalah tersebut. Bisa dengan asuransi atau memang nabung untuk “dana darurat”.

a. Investasi Asuransi Jiwa atau Pendidikan  : Walaupun beberapa asuransi  memang iklannya kece2 (that’s why i love working in Advertising hahaha) dan marketing promo nya pun gila2an atau memang beberapa perusahaan sudah meng-cover asuransi jiwa kalian. Sistem pemilihan asuransi pun sama halnya kaya kalian pilih vendor kawinan. Harus banyak nanya dan juga cerewet. Baru 3 bulan kewong, udah ada sekitar 4 perusahaan asuransi yang berlomba – lomba nawarin produk mereka. Tapi fokus gw kali ini adalah asuransi untuk kesehatan. Semenjak jari manis cumamih patah, gw mulai concern pada mahalnya biaya rumah sakit. Walau di cover oleh perusahaan, tetep aja sistem perusahaan merki itu harus pihak kita dulu yang bayar baru reimburs (lumayan kan) , beda sama kantor gw yang memang udah punya kartu asuransi sendiri untuk para pekerja nya. Nah, gak semua perusahaan punya kebijakan yang memang setiap pekerja nya diberikan kartu asuransi kan? That’s why you need asuransi jiwa atau kesehatan. Apalagi buat kita2 yang masih memulai keluarga baru gini. Gak mahal kok untuk iuran per-bulannya. Bahkan ada yang start di nominal IDR 300,00 untuk iuran per-bulannya.

Nah untuk urusan asuransi pendidikan, ini juga bisa menggunakan perusahaan asuransi atau biasanya bank pun menawarkan jasa ini. Biasanya mereka akan ngitungin berapa biaya yang dibutuhkan pada saat memang anak kalian sekolah pada tahun itu. Bisa menggunakan asuransi ataupun tabungan berjangka ini (sebenernya tabungan berjangka bisa dibuat untuk apa aja sih, tergantung mau ngambilnya untuk kepentingan apa).

b. Dana Darurat : Nah hal ini mungkin cocok buat orang2 yang sedikit conventional dan gak percaya sama model tabungan berjangka atau asuransi. Tapi gw punya rumus untuk kalian simpen2 duit (terserah mau di bank ataupun di bawah bantal sekalipun..hehehe).

Dana darurat adalah dana yang digunakan saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, berhenti kerja, orangtua sakit, kecelakaan, dan lain sebagainya. Untuk keluarga baru , besarnya kebutuhan dana ini biasanya dihitung sebesar tiga kali biaya bulanan. Dengan asumsi biaya bulanan kamu misalkan sebesar Rp 3 juta, maka dana darurat yang perlu disiapkan oleh Mutia adalah sebesar Rp 9 juta. Jadi kalau kira2 kalian punya uang tersebut, you save for dana darurat. Tapi saran gw tetep di simpen di tabungan, deposito, emas, atau reksadana pasar uang.

c. Reksa Dana, ORI(Obligasi Ritel Indonesia), Emas, Deposito: Nah hal ini kesannya berat banget ya sis, dan setiap forum yang gw buka semua bilang investasi ini menguntungkan.. Nahloh! Makin mumet deh pala gw. Setiap orang mempunyai latar belakang dan tujuan investasi yang berbeda. Selain itu masing2  karakter yang berbeda-bedamempunyai  tingkat kemampuan finansial yang berbeda pula. Jadi jika teman atau gengong kalian  merasa cocok pada sebuah jenis investasi, jangan asal ikut-ikutan. Terus, gimana caranya menentukan jenis investasi yang cocok bagi kita?

Yang pertama, tentukan berapa banyak modal yang Anda miliki. Dengan menentukan modal, hal ini berarti Anda sedang menghitung berapa banyak “koin” yang kalian punya. Jika kalian memiliki modal kecil, you guys bisa memilih investasi reksa dana, yang dapat dibeli dari nominal beberapa ratus ribu rupiah saja, berjenjang hingga jutaan rupiah. Investasi obligasi, misalnya ORI (Obligasi Ritel Indonesia) membutuhkan dana minimal sebesar Rp 5 juta. Bagaimana dengan saham?

Meskipun saat ini banyak sekuritas yang memberi penawaran sangat menarik, yaitu membuka rekening dengan dana sangat kecil, namun paling tidak Anda membutuhkan dana Rp 10 juta ke atas untuk membeli saham-saham lapis pertama hingga lapis kedua. Saham-saham lapis ketiga yang sangat murah harganya cenderung tidak likuid dan beresiko tinggi (nah yang ini juga gw masih gak paham tentang naik turun nya, kapan untung kapan rugi.. kayanya harus ikut workshop dulu nih..hehehe).

Yang kedua, tentukan tujuan kalian berinvestasi. Untuk apa Anda berinvestasi ? Misalnya saja, jika Anda memilih berinvestasi untuk tabungan anak jangka panjang, maka investasi saham jangka panjang, atau reksa dana saham adalah pilihan tepat. Namun jika tujuan kalian  berinvestasi adalah untuk menyimpan dana untuk naik haji selama dua tahun ke depan atau tujuan mulai naikin haji papa mama (azeeekk *edisi solehah*), maka pilihan berinvestasi pada obligasi/reksa dana pendapatan tetap adalah pilihan yang tepat karena memiliki tingkat resiko lebih rendah daripada reksa dana saham.

Yang ketiga, tentukan profil resiko Anda. Investasi berdasar urutan tingkat resiko dan imbal hasil :

  • Deposito
  • Obligasi
  • Reksa dana, terdiri dari Reksa dana pasar uang, Reksa dana pendapatan tetap, Reksa dana campuran, Reksa dana Saham
  • Saham

Obligasi adalah pilihan tepat bagi Anda yang memiliki profil resiko moderat, namun menginginkan imbal hasil di atas deposito. Namun, kalian harus selektif dalam memilih obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan, karena adanya resiko gagal bayar. Untuk meminimalkan resiko gagal bayar, kalian bisa memilih obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah, salah satunya adalah ORI (Obligasi Ritel Indonesia) yang dapat dibeli dengan minimal dana Rp 5 juta hingga maksimum Rp 3 miliar.

Di atas obligasi, ada reksa dana dengan berbagai jenjang profil resiko & imbal hasil pula. Reksa dana saham adalah jenis reksa dana yang memberikan tingkat imbal hasil tertinggi namun juga resiko cukup besar. Oleh karena itu, reksa dana saham sangat cocok bagi kamuh kamuh yang ingin berinvestasi dengan bingkai waktu besar (di atas 5 hingga 10 tahun,cocok yang emang ceritanya nabung buat sekolahan anak) untuk mendapatkan hasil yang maksimum.

Nah, pilihan investasi yang terakhir adalah berinvestasi langsung pada bursa saham. Berinvestasi langsung pada bursa saham ini sangat menarik. Mengapa ? Jika kalian tipikal yang jeli dan cermat dalam memilih saham (yang which is gak gw banget kayanya), dan menentukan level beli dan jual, maka kalian memiliki peluang untuk memperoleh keuntungan. Namun jika kalian gak cermat dan gak  disiplin di dalam mengelola portofolio dan emosi (rasa takut dan serakah), maka resiko yang muncul juga cukup besar. (hiii seremmm ah yahh kalo gak pinter2 amat gak usah deh..hehehe!)

Investasi emas juga ada beberapa yang bilang gampang2 susah. Saran dari temen gw yang #emakemakmate ahli financial pun bilang untuk invest 3 tahun kedepan, emas merupakan investasi yang cucok buat jangka waktu 3 tahun. Beli emas pun mudah bisa langsung di Logam Mulia atau Aneka Tambang, atau di toko emas batangan. Info harga emas pun bisa kamu dapet di http://www.logammulia.com/gold-bar-id  . Dan buat kamu yang takut untuk main di saham,reksa dana atau obligasi karena memang gak ada bukti nyata barangnya. Mungkin investasi emas bisa salah satu cara kalian menyimpan harta karun-muh.hihihihi! Tapi ada catatan dari salah satu forum yang gw baca, bahwa emas bukan gak pernah turun harganya. Pernah turun tapi gak seperti valas atau mata uang. Dan apabila (duileh bahasa gw baku beneur) dalam jangka waktu 3 tahun kamu mau jual, kamu harus jual ke investor tersebut which is tempat dimana jual emas batangan (antam atau toko emas batangan)  incase kamu jual pada saat ada kebutuhan mendadak harga nya gak turun2 amat  atau bahkan akan di beli sama mereka dengan harga emas pada saat itu. (menurut forum ibu ibu masa kinih). Cara penyimpanannya pun kamu bisa taruh di logam mulia atau di pegadaian (tapi bukan maksudnya di gadaikan yah..hehehe). Jadi gak perlu ada tuh muka insecure ala ibu2 sinetron yang takut kemalingan..hehehe!

Jadi gimana? udah kepikiran kah menyisihkan sebagian uang kamu untuk kehidupan masa depan? Gak ada yang salah dari menabung bukan? It’s better to late than never. Maybe i am not the expertise into calculation or what so ever, hasil tulisan ini adalah hasil research gw di beberapa forum. If you guys having any idea about this, let’s share and talk on my comment , karena gw juga lagi mengumpulkan informasi sebuanyakk buanyaknya..

Happy tuesday 😉

Cheers,

mrs. prasetyo

Advertisements

2 thoughts on “Attention Please! Have you guys think about Savings?

  1. Gue investasi di emas sama tabungan jangka panjang yang dipotong per bulan itu lho mbak .. Emas kenapa ? karena wujudnya ada hahaha as simple as that .. aselik gue lebih suka yang kelihatan barangnya. Kalau yang dipotong tiap bulan, ibaratnya uang gue jajan dikurangin lah ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s