The Magical Bromo #part1 #theprasstyo

Setelah habis2an bermain dan berpetualang di Jogjakarta, maka akhirnya hari yang ditunggu2 datang juga. Berasa ibu pejabat banget, malam kondangan di Sheraton Jogja , pagi udah ada di probolinggo.. *sedaap tapi encoks*.

Perjalanan di mulai dari tanggal 29 December 2012 tepat pukul 20.15 setelah mengisi perut dengan gudeg Yu Djum, the fourth geng ini langsung brangkuts ke daerah probolinggo, untuk menjumpai gunung sakral nan indah alias gunung bromo. Yes, sekitar jam setengah 6 pagi  kita sudah berada di kawasan probolinggo. Seperti biasa perjalanan Jogja menuju Nganjuk shift oleh cumamih dan istri alias gw, sedangkan nganjuk sampai probolinggo adalah tim selanjutnya. Butuh sekitar 10 jam untuk jarak tempuh Jogja – probolinggo dengan catetan jalan ramai lancar dan kecepatan sekitar 80 – 100 km/jam (detail abis kaya pelajaran fisika).

30 December 2012 

THE ACCOMMODATION 

Seneng banget sampai di daerag probolinggo. Bahkan setiap nemu sign perbatasan bertulisankan bromo 26,24,20 km itu rasanya seneng banget. Padahal sih, jarak dari probolinggo itu masih harus ditempuh sekitar 1 jam-an. Hawa2 angin semeriwing udah mulai kerasa, yess akhirnya pas setengah 7 pagi  the fourth geng ini berhasil sampai di Cemara Indah Hotel, Cemara Lawang, Bromo. Kebetulan dapet hotel ini itu iseng2 berhadiah. Sungguh, sebenernya agak susah cari hotel yang sesuai dengan standart gue alias koper. Ada sih satu hotel yang gw taksir tapi rate nya agak terlalu lebai , standat room aja idr  1,7 juta (aduh not my 1st honeymoon, gak usah fancy2 amat lah yah) . Akhirnya, menemukan hotel cemara indah ini, yang letaknya benar2 di puncak cemara lawang dengan pemandangan depan gunung batok , gunung yang berada di kawasan gunung bromo. Dengan harga yang affordable yaitu IDR 550,000/nite (incl.breakfast,twin bed,hot shower) plus pemandangan yang super kece. Fix tempat ini gw pesan untuk penginapan. Anwy terdapat 25 kamar dengan beberapa fasilitas yang berbeda pastinya dari economy room (without hot shower (mampus sih kalo gw pasti jerit2an mandinya), standart room like mine, family room , and suite room.

Ini adalah pemandangan benar2 tepat di depan kamar gw 

pemandangan cemara indah hotel

Dimana lagi coba yang bisa dapet dengan harga 500 ribu , plus pemandangan kece begini. Well, untuk service bisa gw bilang standart nya so so lah. Tapi untuk kebersihan kamar untuk kelas harga hotel ini,  bisa dinilai 8 out of 10. Twin bed ini juga sebenernya kasurnya besar2, harusnya satu kamar bisa untuk sekitar 4 orang. Tapi sayang, ternyata kamar yang sudah gw booked gak bisa di cancel. Padahal harusnya semakin banyak orang, semakin anget kamarnya..hahaha! Kebetulan gw kebagian kamar yang dindingnya berkayu, sedangkan geng gong yang lain kebagian kamar yang beralaskan bambu..well, sama aja sih efeknya tetep dingin (sedikit). Restaurant atau cafenya menu makanananya cukup banyak variasi menunya, tapi masalah harga hem..mending kalo gak ujan cari aja beberapa resto atau warung di bawah daripada nyesel kaya gw..hahaha! Breakfast, nothing you can’t expect much, they just only serve nasi goreng dan bread toast ala2 rumahan, tapi masih eatable kok dan rasanya juga masih manusiawi.

Let’s take a look of cemara indah standart room . 

cemara indah

Setelah sekiranya 3 jam-an nunggu kamar diberesin (well, karena kita datang nya terlalu kecepetan, jadi mesti nunggu beberapa tamu rombongan cabut dulu deh..huhuhu) Akhirnya kita bisa check – in lalu beberes dan tidur siang *bales dendam karena tidur ayam di jalan* . Sekitar sore hari nan galau (langitnya) *kabut bowk* , akhirnya bergegaslah kita dari ke-mageran (baca: males gerak) yang ada dari tempat tidur dan bergegas untuk bertemu Mas Yono sang guide yang akan membawa kami trip keliling bromo.

THE GUIDE : 

Sedikit profile tentang Mas Yono. *penting*

Mas Yono (mungkin salah satu mas paling hitz se bromo) ditemukan oleh Mbak Sasri dari reference beberapa orang film seperti tante Christine Hakim dan Om Tino. Nah, mas Yono ini tau banget selah2 nya bromo dimana spot2 orang syuting buat FTV atau film berada. Dia yang menarwarkan kami untuk esok hari melihat sunrise di penanjakan 2, jalan2 di pasir bromo sambil treking ke kawahnya, ke savana, lalu menuju ke danau di bawah kaki gunung semeru. Dengan jeep hardtop, esok hari kami akan di bawa membolang bersama mas Yono. Sebenernya ada beberapa orang yang akan nawarin kalian untuk jadi guide lewat jeepnya, dan jangan kaget kalau kalian diikuti mereka ketika kalian bilang “nanti dulu ya mas” *pasti ditungguin*. Typical orang jawa timur itu seperti orang bali , straight to the point. Jadi mending bilang “Gak mas!” daripada ngasih harapan palsu yang bikin galau #eaaaaa

Yuhuuuww,,setelah konsultasi dengan Mas Yono, akhirnya saatnya kami cari makan.

THE FOOD :

Yes, carilah warung yang rame : pasti enak *so typical of indonesian* hahaha! Oh ya, jangan anggap bromo ini macam seminyak bali dimana kalian dengan mudah menemukan cafe atau resto yah.. dududud kalo kalian beranggapan demikan, salah total! Walaupun banyak wisatawan yang datang kesana, tetap warung menjadi andalan untuk pengganti restaurant. Jangan khawatir, mereka gak hanya jual popmie, kopi atau indomie kok. Coba masakan rawon dan soto ayamnya di beberapa warung di cemara lawang..endesss bambang! Dan jangan khawatir untuk masalah harga. Karena warung2 disini rate paling mahal adalah di harga IDR 100 ribu atau 10 USD aja  dengan porsi luarrrrr biasa . Gak percaya , lihat porsi kingkong!

Pesen omelete, nasigoreng, ayam bumbu, ayam goreng pecel, nasi rawon cuman abis IDR 108ribu . AMAJING!

IMG_0171

Mungkin karena letak hotel gw yang aksesnya enak kemana2 dan juga ramai. Jadi sangatlah mudah gw untuk akses kemana pun itu. Dari cari makanan, cari perbukitan untuk tidur2an , minum wine (bawa sendiri *niat*) dan hal2 seru lainnya. Bisa dilihat aktifitas nya dari foto ini, let’sss gooo guys..

Foto andalan dengan sandal favorit untuk traveling dan pemandangan dari bukit ntah berantah dekat hotel 

IMG_0077

Kebahagiaan muka para bolang nemu bukit template gunung buat background 😛 

theprasstyo in bromo

Galak apa belum tidur ini mbak2 bolang ? 

the prasetyo's bromo

Sekiranya malam hari,sekitar pukul 21.00 kabut sudah mulai turun dan gw mulai melapisi badan gw dengan tiga lapisan. Lapisan pertama adalah kaos biasa, lapisan kedua sweater zara yang sedikit tebal, dan lapisan luar adalah jacket. Cupu banget tik? yes gw cupu berat kalau masalah dingin! AC kamar 18 derajat aja , kadang bisa jadi masalah berantem buat gw sama cumamih. Kali ini 10 DERAJAT. aduh ampun, maaf gw ndeso tapi aslik gw lebih mending gosong kena matahari daripada harus nahan dingin. Dan saat itu cumamih cuman bilang “hem, gimana mau di besarin lagi suhunya biar anget”  *ya kaleeee deh , gila aja lu ndro!* (sambil mletat mletotin muke) :/

Kabut horor sekitar jam 4 sore, dingin semeriwing!

the prasetyo's bromo

Yes, malam ini tidur cepet .. walaupun secepat2nya adalah jam 12 malam *dasar kalong ahensi gak bisa tidur cepet* karena besok paginya kami harus bangun pagi buta (baca : jam 3 pagi) karena Mas Yonce (se-enaknya rubah nama..hahaha) akan menjemput kami semua dan naik keatas gunung untuk melihat sunrise 🙂

Sunrise,, sunrise! Mari tidur cepattt… zzzzZZZzzzzz

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s