The Magical Bromo #part2 #roadtrip

30 December 2012 

Jam 3 pagi ada yang ngetok2 pintu kamar..hiii siapakah dia? ternyata memang semua kamar di-ketok-in oleh room boy nya (walaupun ada tekhnologi tilpun di kamar tetep aja lebih memakai cara lama) untuk siapa aja yang bangun pagi hari itu dan ingin melihat sunrise. Gila si sunrise di bromo ini memang bagaikan ashanti atau syahrini yang sedang manggung, semua orang stand by dari pagi buta cuman mau lihat si sunrise. Ada dua spot untuk melihat terbitnya matahari ini. Spot pertama adalah di penanjakan 1 dan spot kedua adalah di penanjakan 2. Well, basically dua tempat ini sama aja (intinya masih bisa juga liat si sunrise muncul). Namun letak gunung yang membuat spot ini berbeda. Penanjakan 1 spot gunung nya lebih di bawah dari spot 2 dan untuk kesana kalian harus melewati rute padang pasir, perjalanannya agak panjang memang (butuh sekitar 1 jam untuk naik ke penanjakan satu dari assembly point) dan menurut mas Yono karena musim hujan kadang penanjakan satu suka tertutup kabut, darisitulah doi menyarankan kita untuk naik ke penanjakan dua , dimana letaknya memang ternyata gak jauh2 amat dari hotel cemara indah. Jadi the fourth geng ini gak butuh bangun jam 2 pagi, dan berangkat jam 3 untuk dapet spot bagus. Cukup jam setengah 5 berangkat tanpa mandi *again* hahaha. Jarak dari cemara indah ke penanjakan dua cuman butuh sekitar 20 menit, kami pikir daerah ini agak anti-mainstream alias sepi gak banyak orang.. ternyata sami mawon! It’s worth to wait the sunrise. soalnya memang kece bener sih. Pagi itu suhu udara nya gak terlalu dingin , padahal gw udah pake baju 3 lapis, alhasil dilucuti juga deh disitu karena kepanasan..hahaha!

Foto ini diambil sekitar jama 5.15 pagi. Mataharinya masih malu2 muncul. hehehe

sunrise1 bromo the prasetyo

Dan ini pemandangan menghadap ke kawah bromo dimana terlihat gunung semeru dibelakangnya

sunrise

Nah,mulai pagi! Mulai keliatan deh bentukannya. Sekitar jam 6.00 pagi

the prasetyo's bromo

Mulai bosen karena kalau nunggu si sunrise muncul secara percuma juga agak takes time. Akhirnya kita panggil Mas Yonce (another new nickname..hahaha) untuk menghantarkan kita ke padang pasir dan juga exploring bromo’s surrounding. Salah satunya si kawah yang super rame tersebut.

Sampainya  tepat di parkiran jeep, kita langsung jalan menelusuri kawasana gunung bromo(Karena dari areal parkir ke jeep itu tidak diperbolehkan mobil masuk, jadi memang harus parkir disitu). Jarak parkiran sampai ke kawah adalah kurang lebih sekitar 30 km XD . Ada dua cara buat kalian menuju ke anak tangga kawah tersebut, pertama jalan kaki kaya gw and the geng ini atau naik kuda yang takes money kurang lebih IDR 100ribu (one way) . Bukan maksudnya mau merki, tapi demi kesetiakawanan akhirnya dari areal parkir kami semua jalan looh ke daerah kawah..hahahaha! Tapi justru itu asiknya.. karena kita menemukan beberapa spot yang keren yang sulit didapatkan di indonesia. Seperti foto andalah gw dan cumamih yang satu ini.

The Prasetyo's bromo

Setelah di post di instagram terlebih dahulu, banyak yang nanya :

“wah gurun ghoby!” 

“honeymoon  lagi? ke afrika tik?” 

Ya elah lebai banget deh orang2. Cukup spot di padang pasir bromo aja cuii..hahahaha! Kalau gw naik kuda, pasti gw gak akan dapet spot ini. Walaupun treking-nya agak ngos2an, karena medan tanjakannya beralaskan pasir cukup membuat ibu dan bapak prasetyo ini agak berat untuk naik (dan mungkin efek berat badan..hahaha). But it’s so worth jalan kaki menelusuri kawasan gunung bromo. Buat kalian yang jarang olahraga atau treking gak usah takut. Banyak juga kok yang ngos2an naik, tips nya adalah setiap 5 menit sekali berenti aja. Toh, juga gak lagi cari harta karun kan?!

Selain itu foto favorit yang gw capture pada saat penelusuran gunung bromo menuju kawah adalah yang satu ini, jeng jeng jeng..

Cuman bermodalkan camera iphone, efek lighting langsung dari sinar matahari..cakeuupp!

theprasstyo1

Dan setelah terlalu nikmat terbuai pemandangan akhirnya sampai juga di kawah sulfur bromo.

Ya emang cuman kawah aja sih. Tapi untuk kepetingan mentality image. It’s so cool! 

kawah

Tepat sekitar pukul 07.00 pagi

The prasetyo's sunrise bromo

Perhatian!!ada sekitar 250 anak tangga yang harus di lalui untuk sampai ke kawah bromo ini.  Selain itu kalian juga harus ati2 karena semakin keatas semakin bau sulfur atau belerang. Nah, tips nya adalah setiap 5 anak tangga kalau bisa berhenti dan jangan lupa untuk bawa masker supaya baunya gak terlalu menyengat.

Udah gak paham ini mau ngomong apalagi. It’s just too way beautiful than my expectation . Dan ternyata, masih adalagi yang lebih gokil yang bisa membuat gw bilang (setahun sekali kayanya) : Masya allah Tuhan, Subahanallah dan langsung beriman..hahaha! Yes, perjalanan ke kaki gunung semeru.

Check it out …

Ciao,

mrs. prasetyo

follow theprasstyo instagram:

@swestikatmosuwiryo and @prasstyo

Advertisements

2 thoughts on “The Magical Bromo #part2 #roadtrip

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s