Relationship : Happy Sixth!

Tepat tanggal 27 ini adalah enam tahun diriku bersama cumamih berada di status “menjalin hubungan dekat bersama” (singkatnya aposeh ya cint?! pacaran kaleee yee). Berhubung puasa dan abis akad kredit bank jadi nothing special for celebrating the anniverser , cukup dengan makan bakso dirumah plus tetelan – tetelannya (hello kolesterol) hehehe!

Selama 5 tahun kemarin pacaran dan menuju satu tahun perkawinan kami, banyak kejadian – kejadian yang membuat hidup kami (terutama gw) lebih legowo, ikhlas dan sabar. Walaupun gw kadang juga belum secuek cumamih kalau untuk urusan pertanyaan “Belom isi juga?!”.  Oh! Untuk urusan telat, ternyata ke GR-an itu berujung gagal maning sob, lagi – lagi kocokannya hasilnya “coba lagi uyeah”. Terkadang gw benar – benar super ingin hidup seperti di luar, dimana orang – orang gak peduli dengan urusan orang lain. Untuk masalah ini gw rasa bukan udah bukan urusan orang lagi, tapi sudah menyangkut ke urusan Tuhan. Mungkin karena gw terlalu mencintai ke-bolang-an gw ini kali yah, sehingga orang – orang berasumsi gw menunda kehamilan. I travel ,then I make a baby (harus banget sampe gw ceritain), jadi bukan berarti-pun gw tidak berusaha. Tapi semua itu sangat percaya dengan ke rencana Tuhan yang luar biasa, He will know when is the right time for us to have a a little human inside my tummy. Gw rasa banyak juga orang – orang di luar sana yang mungkin belum dikasih momongan dipicu karena stress dengan urusan omongan orang daripada stress kerjaan. Mulut manusia itu benar – benar deh kadang minta di cabein sama sambel bebek pak slamet *versi kesal*.Pembelajaran dari sini (dan dari dulu)  gw gak pernah sekalipun bertanya kepada teman – teman gw yang belum kawin ataupun belum punya anak menanyakan hal yang sensitif seperti “kapan nikah dan kapan punya anak” , pertanyaan basa – basi yang menurut gw sungguh gak penting ditanyain. Mending gak usah ngomong daripada bikin orang sensi. Ternyata untuk menjadi cuek seperti laki – laki (atau mungkin laki gw doang?!) itu ternyata sulit. Untuk orang seperti gw lebih tepatnya, typical Aquarius yang perfectionist dan semuanya dipikirin..hahaha! But yes, I live in Asia and having a Javanese blood yang penuh basa – basi jadi terima aja takdirnya.

This sixth year, ternyata alhamdulillah sekali gw dan cumamih sudah bisa naik level yang lebih berat lagi. Dari kerjaannya research haha hihi buat traveling, sekarang harus mulai berhitung untuk rumah. Satu – satu rencana Tuhan mulai ada buat keluarga kami. Dengan Tuhan memberikan ini kepada kami berarti dia percaya bahwa kami mampu untuk melakukannya and we do have to enjoy this phase. Walaupun berarti akan lebih jarang jajan ke tempat – tempat heitz. Tapi gw percaya, pasti akan ada tempat anti mainstream dengan harga mursida yang pas di kantong sesuai dengan budget mamak – bapak bolang yang lagi kredit rumah..hahahaha!

This sixth year, ternyata alhamdulillah sudah bisa melihat pandangan apapun dengan dewasa (walaupun ibu bolang kadang masih suka subyektif *maklum namanya juga mak mak*). Melihat mana yang penting dan mana yang gak (seperti jarang belanja baju,tapi sekalinya ke ace hardware bisa kalam *maklum namanya juga mak mak*) .. part ini cukup gak penting ya kawan..hahaha!

For this past sixth year, gw bisa menemukan seseorang yang sangat percaya dengan istrinya, selalu menunggu setia selama tiga tahun untuk (dulu calon) istrinya pulang dan akhirnya bisa di kawinin..hahaha! Thank you Prasetyo for trust me to steal your last name!HAHAHAHA! Semoga mimpi kita selalu sama, punya rumah balon kaya film up supaya bisa keliling dunia 😀 . Segimanapun kamu ngeselin, bikin aku memble dan aku pantatin kalau tidur, pasti besok paginya udah pelukan lagi bangunnya. I love you to the moon and back, i don’t care what people say as long as you always on my back.

Black and White (01)

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Relationship : Happy Sixth!

  1. Hai Tika, aku yang beberapa bulan lalu sempet e-mail nanyain kebaya tapi ga jadi karena beda sizenya jauh :p

    Semangat yaa ngejawabin pertanyaan2 ttg udh isi belum itu, aku dari minggu pertama kawin juga udah ditanya, hahaha.. bilang aja udah nih isi martabak sama teh tarik :3 ga ngaruh sih kadang walaupun kita ga nanya orang (karena tau ga enak kalo ditanya kaya gitu), tetep aja kita ditanyaa.

    • Hai Mita !

      Ihihihi gak papa banget dong,size aku waktu itu lagi abonormal jadi emang susah cari size yang pas.hehehe..

      Thank you mit! Surviving from that question susah juga ternyata , cuma hikmahnya aku dan cumamih bisa terus usaha hanimun sambil traveling..mumpung masih mudah toh?! iihihi.. semangat ya kamu juga 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s