TRAVELLING : Welcoming “Swestika” from Nepal – PART 1#theprasstyo #nepal

IMG_0965

Tadaaa! Pasti post ini yang ditunggu – tunggu.. cerita perjalanan bolang kami berdua tentang Nepal! First of all, 1 kata yang to describe Nepal adalah TERRIFIC!

Perjalanan menggunakan Air Asia X kali ini menghabiskan waktu sekitar 4 jam. Baru kali ini gw naik pesawat jam 08.15 tenggo (gak pake kurang gak pake lebih) berangkat lepas landas dari LCCT dan landed 40 menit before the schedule (airlines yang sangat ambisius).Sebelum melandas di International Airport, kami mendapat welcoming view from Mt. Everest.Wohaaaa!!! I see you beauty mount himalaya.

Taken at Air Asia X by Aditya Sofyan

Taken at Air Asia X by Aditya Sofyan

Pertama sampai di Tribhuvan International Airport, Kathmandu terlihat seperti bandar udara Ngurah Rai jaman 2000-an…Jadul abis! Tapi untunglah bahasa Inggris latin dimana – dimana sehingga kita masih tau harus kemana kita menuju. Kebetulan pada saat itu kita udah siapin visa form dari Jakarta, jadi gak perlu nulis – nulis lagi, langsung antree. Bayar visa ini hanya butuh 25 usd/ person untuk 15 hari, sedangkan untuk 30 hari dan seterusnya dikenakan biaya yang berbeda (anda bisa check di forum nepal sutra).

visa passport

Visa Pass
Form visa download here http://immi.gov.np/download/app1.pdf

IMG_0967

Imigration Form

DAY 1! 12 Oktober 2013 – KATHMANDU

Welcoming word from Nepal adalah “Swestika?? it is a Nepali name. Are you Nepali?”, IMG_1027sambutan yang hangat mengenai nama gw yang kebetulan sama kaya nama orang – orang nepal. Padahal sih di balik history nama gw, gak ada inspirasi nepal2nya..hahaha! Setelah selesai mengambil bagasi, gw sudah request orang hotel untuk menjemput kami ber-6 di airport. Terpampang lah nama SWESTIKA dan tulisan sankskrit yang gak tau artinya apa, yang gw tau SAYA SUDAH DI JEMPUT hahahaha..! Menuju ke hotel pertama yaitu GAJU SUITE HOUSE , pada saat perjalanan kami melihat sebuah papan iklan yang copy atau tagline nya sungguh menarik “Honking is the way nepali show their creativity”. Tidak lama setelah melihat tulisan iklan tersebut, sang supir pun bermain dengan klaksonnya. Klakson pertama masih okay, klakson ke tiga dan seterus mulai gengges nan annoying  tapi untuk meredam esmosi kami selalu ingat copy writing iklan tersebut.. it’s the way their show the creativity.hahahaha!

Sekitar pukul 13.00 waktu Nepal. Kami sampai di GAJU SUITE HOTEL. Hotel yang kami pesan lewat Agoda.com ini ternyata salah satu best review dari Trip Advisor. Dan tidak disangka, hari itu kita sedang hoki. Harusnya kita dapat 3 deluxe room, pada saat itu kita dapat 1 deluxe room , dan 2 suite room (lengkap dengan pantry, living room)..wuhaaaw! Super hoki! Akhirnya kamar – kamar besar itupun jadi basecamp kami. Sedangkan saya dan cumamih cukup menikmati Deluxe Room aja (namanya juga pasutri the smallest space, the better one..hahaha)

GAJU SH

Gaju Suite House View inside and Outside hotel
Agoda.com booking for affordable price

Berhubung di Air Asia (walaupun pake X) gak dapat makan, dan berhubung ini merki trip (yakin merki?!) , jadi lah pada saat itu kita kelaparan total dan  buru – buru mencari restoran terdekat. Sebelum melakukan perjalanan ini, memang kami sudah bikin itinerary plus slides untuk beberapa tujuan yang memang di rencanakan untuk di kunjung . Thamel House Restaurant adalah restauran pertama yang kami kunjungi untuk santap makan siang. Review trip advisor sih memang range nya 5-10 usd, dan ternyata benaar..ahaha! Tetapi Untuk makan siang versi kelaparan ini, never mind lah. Karena letak nya yang selemparan kancut dari hotel kita, just 2 minutes walk. Thamel House Resto adalah pilihan yang tepat.

1375945_10151926166172579_982968106_n

Thamel House Resto

1383531_10151926166532579_1203416168_n (1)

Hello From Bolangers Geng
Left : @sasurisasri @arasuuu @aditasik @prasstyo @swestikatmosuwiryo @eda

Thamel House Resto View - 2 minutes walk from Gaju Suite House

Thamel House Resto View – 2 minutes walk from Gaju Suite House

From Left above :  Momo , Butter ricemutton, Butter rice chicken, Beer Everest

From Left above :
Momo (the best nepali dimsum)  , Butter rice mutton, Butter rice chicken, Beer Everest.

Thamel House Resto Food

Thamel House Resto Food

Setelah makan – makan selesai dan kenyang. Akhirnya kembali ke Gaju Suite House dan bertemu dengan orang travel dari bluemountain travel nepal yang notabennya mobil dan supir akan kita sewa untuk perjalanan besok ke Pokhara. Kami bertemu dengan Mr. Budhi untuk membicarakan rencana perjalanan esok. Mobil yang kita sewa beserta supirnya ini hanya mengocek dompet  USD 308 untuk rute Kathmandu – Pokhara – Bakhtapur (drop in only)  dengan menggunakan Suzuki Van 2013 (include driver, fuel) . Compare to buy a flight ticket, memang sewa mobil adalah salah satu solusi murahh untuk menekan budget (notes: kalau perginya berombongan).

Setelah berdiskusi dengan Mr.Budhi, gak mau rugi kami pun melakukan perjalanan sekitar thamel. Kali ini , kami beranjak ke Garden of Dreams. Tidak menyangka, kalau ternyata di daerah Thamel yang super chaos ini, ada taman yang super asik buat leyeh – leyeh. Masuk ke tempat ini dikenakan biaya sebesar NRS 200 atau Setara dengan IDR 20,000.Kalau mau dapat wi-fi , kalian harus mengeluarkan biaya sebesar NRS 500 atau IDR 50,000 untuk 3 jam.

1381159_10151926171392579_50484316_n

1391916_10151926167777579_1186158362_n

Enjoying sunset at Garden of Dreams, Kathmandu, Nepal

1385749_10151926170742579_641469439_n

Garden of Dreams, Kathmandu. The best place for chilling in the afternoon

Garden of Dreams, Kathmandu. The best place for chilling in the afternoon

GOH

Enjoying the sunset.I envy with the girl who busy with her laptop. I guess, she a writer. I wish, i had this in Jakarta

Setelah terlena oleh taman yang super cozy , akhirnya matahari pun terbenam dan ternyata semakin malam taman ini semakin ramai oleh orang pacaran jadi kami bergegaslah untuk mencari kopi. Tapi sayang sekali, tempat kopi yang tadinya kita mau kunjungi ternyata hari itu hanya buka setengah hari karena adanya festival, jadilah kita pindah ke tempat lain.

3rd place adalah GAIA Restaurant. Tadinya disini niatnya cuman mau minum kopi, namun apa yang terjadi. Kita malah jadi makan besar..hahaha! Well, actually we don’t know yet the portion of Nepali Food . We thought, only GAIA Resto serves the big portion, ternyata the other day makanan – makanan yang disajikan pun porsinya super besar. Okay, talking GAIA Resto. Kita pesan mutton / buffalo steak, pork chop, chicken tika masala, nepali full dishes dan beberapa minuman. Dan yang keluar adalah.. jeng jeng! Porsi untuk 12 orang.

GAIA Resto, one of the best review on Trip Advisor Service and food were Excellent.

GAIA Resto, one of the best review on Trip Advisor Service and food were Excellent.You see the portion right??? it’s Gigantic portion 😀

1382296_10151926172252579_863187682_n

Setelah selesai makan kenyang sampai begok akhirnya kami menuju hotel dengan berbelanja wine untuk minuman penghantar bobok malam hari. Wine disini cenderung lebih murah di banding beernya. Sekitar NRS 1000 sudah bisa bawa jacobs greek ke hotel sedangkan beer bisa sekitar NRS 400 – 500 / kaleng.

DAY 2 . 13 OKTOBER 2013 – KATHMANDU – POKHARA

Hari kedua di Nepal. Bangun pagi yeay! Cuaca hari itu cerah.  Sudah di jemput oleh sang supir dari Bluemountain travel yang bernama Ramesh (nasi kali .. ramesh *itu rames bukk ramess* zzzz ). Ka li ini siap banget dengan perjalanan panjang 6 jam. Segala macam peralatan perang dari cemilan sampai minuman tersedia.

Karimun hasil Mak Erot yang berhasil membawa kami ber-enam ke Pokhara. But we had so much fun inside the car

Suzuki Van alias Karimun hasil Mak Erot yang berhasil membawa kami ber-enam ke Pokhara. But we had so much fun inside the car!! hahaha 😀

Dan ternyata tadaaa.. mobil vannya cilik men rek.. Ya memang sih untuk angkut 6 orang tapi gak sekicik ini juga keless.. Sebelumnya Mr. Budhi memang sudah memberi tahu bahwa mobil yang di pakai adalah Suzuki Van 2013, di otak kami ber-enam model seperti itu adalah Suzuki Keluaran terbaru yaitu Ertiga.. eh ternyata yang dateng yang begini ..hahaha! >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Supir yang membawa kita ke Pokhara ini, sedikit pendiam. Ntah pendiam atau memang gak terlalu bisa bahasa inggris.. tapi sepertinya kendala di Bahasa sih.. Untung dia tau kata – kata toilet, jadi pas kita semua kebelet pipis doi minggir ke toilet umum deket pom bensin. Don’t expect too much for the public toilet in Nepal! It is the scariest toilet I’ve ever known. Tempatnya yang gelap, kunci selot absurd ada di luar pintu WC dan baunya yang bikin pengsan. But worth to try! buat lucu – lucuan cerita ke orang – orang..hahaha!  Nah, pada saat melipir untuk pipis sang cowok – cowok menepi  ke warung yang ada di sekitar situ dan  sepertinya milik orang tibet. Warung ini menyediakan semacam Indomie dan Nepal Tea (Masala Tea) – The best Nepal Milk Tea so far. Disebelah warung ini lucu banget, ada truk – truk yang lagi di parkirin. Berhubung cewe – cewe belom laper jadi kita putu – putu bergaya ala – ala gadis pantura dulu lah.

IMG_1755

Nepali Pantura Girls..hahaha!

1391998_10151926173812579_1055918287_nAfter 6 hour road trip to Pokara, finally we arrived in Pokhara! Cuaca pada saat itu tetiba hujan rintik – rintik. Semua sudah mulai was – was. Yap, we were actually planning to see Himalaya or else another part of it from Pokhara. Jadi berharap, hari esok gak hujan dan terang benderang. Berhubung Si nasi Ramesh cuma drop in aja (karena doi harus melakukan festive di kampung halamannya) jadi cumamih and friends bergegas mencari penyewaan motor sebagai transport kita selama di Pokhara. Gw sebenernya udah gak suka konsep naik motor ini, but i have no choice! I am the minority in here! jadi gw harus menerima keputusan vote semua mau naik motor (anaknya musyawarah untuk mufakat..hahaha). Setelah mencari – cari di beberapa tempat , kami menemukan sebuah penyewaan moge (motor gede) yang harganya pun butuh account rekening gede..hahaha! It’s Hearts and Tears. The boys were freakin out saw all the motor bikes which was renting at that place. Tapi apa boleh buat maknya yang punya account bank ini tidak mengizinkan..hahaha! Iyalah satu sewaan motor bisa buat naik pesawat Pokhara – Kathmandu (setara dengan USD 190).

Hearts And Tears Motor Bike Rent

Hearts And Tears Motor Bike Rent

Baiknya orang – orang disini, terutama Chantal the owner of this motor bike club. Dia tau muka – muka kere ini gak sanggup untuk sewa motor hahaha! Dengan baik hati dia menelpon seorang temannya, yang biasa menyewakan standart motor. Berhubung tempat tujuan esok hari agak naik ke gunung, jadi kita gak bisa untuk sewa scooter matic. And yes, finally we met the people who rent the standart motor bike. His name is Javin, Javin ini seperti anak gaulnya Pokhara. Berhubung festive, motor – motor pada hari itu habis untuk disewakan syukurlah dia masih mau duit, jadi dia cariin untuk motor sewaan kita untuk esok hari perjalanan ke raniban. And yes, we got the motor bike for tomorrow’s destination..hahaha!

Setelah menemukan penyewaan motor, akhirnya kita ke Hotel. Hotel ke dua di Nepal kali ini, lagi – lagi Winner of Trip Advisor 2013 yang gw pesan lewat Agoda. Mum’s Garden. Hotel classic super cosy dengan arsitektur ala – ala eropa, pas banget buat hanimun bapak dan ibu bolang kali ini..hihihi!

MUM'S GARDEN booked via Agoda.com get 20% discount from it.

MUM’S GARDEN booked via Agoda.com get 20% discount from it.

Mum's Garden Hotel Lobby

Mum’s Garden Hotel Lobby

 

Bebersih dari kamar, kita lanjut untuk menemukan makanan untuk late lunch and early dinner. It goes to Pokhara Beach Club. Berhubung di Nepal ini ada pembagian listrik bergilir, dan kebetulan Hotel kita kali ini dapet giliran jam 07.00 – 10.00 malam. Akhirnya hang-out lah kami malam itu  di Pokhara Beach Club ini . Sekitar 1-2 km perjalanan dari hotel kami menuju ke PBC..lumayan jauh yah! Berhubung di daerah ini adem semeriwing jadi gak kerasa juga perjalanan jauh jalan kaki. Lumayan ngurusin badan *untung kemarin kemarin udah sempet rutin yoga, jadi stamina lumayan kuat lah..hehehe*

Pokhara Beach Club, the one of the best review on trip advisor. The food and service was good!

Pokhara Beach Club, the one of the best review on trip advisor. The food and service was good!

IMG_1505

Phewa Lake, the famous lake in Pokhara.

Kenyang , makan ! Saatnya kembali ke hotel karena esok hari akan lebih berat. Yes, we’re riding and treking to Raniban Retreat, 400 steps to go for reach the resort. Can’t wait!!!

Ready for next story??

– Raniban Retreat

– World Peace Pagoda

– Tibetan Village

– and many more..

curious??

Good Morning, kerja dulu kali yah.. baru update lagi…

Have good day bolangers,

Mrs. Prasetyo

Advertisements

14 thoughts on “TRAVELLING : Welcoming “Swestika” from Nepal – PART 1#theprasstyo #nepal

      • Iyaa, tempatnya sepi dan ga terlalu byk turis ya kayaknya.. Mana dingin pulak. Ihiiy makin mesraa :p
        Tp disana kl mau kemana2 harus naik motor ya?

      • Untuk perjalanan jarak jauh (road trip) kita pakai mobil, untuk jarak dekat sight visit kita pakai motor..kebetulan kalau pakai motor harganya jauh lebih murah dibandingkan sewa taxi.. hehehe! Kalau di Thamel, kita prefer jalan kaki meskipun agak berkilo – kilo, abis selurus bis kota disana pakai tulisan sanskrit..ntar nyasar ke india 😛

      • kalau pakai motor untuk tau arahnya pake gps/nanya orang ya berarti? hahaha kalau nanya penduduk setempat ngerti bhs inggris ga tik? lumayan gempor yaa jalan kakinya, tapi seru juga sih jadi sekalian liat2

      • berhubung cumamih jago baca peta jadi dia penunjuk arahnya..pake gps soalnya gak aktif roaming celularnya,paling nemu wifi trs cari di google map trs di screen cap..anaknya emang nekad hahaha..iya gempor bgt aftermath nya,di indo langsung pijetan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s