TRAVELLING : The Adventure Begin – Explore Nepal #theprasstyo #nepal

DAY 3! 14 OCTOBER 2013 – Raniban Retreat

Okay, kali ini gw haru bisa memposisikan diri gw sebagai ibu bolang sejatinya. No sugesti koper life inside my head.. yes gw harus jadi bolang! Hari itu Hujan.. makin lah gw deg – deg an untuk naik motor keatas gunung dengan rute yang gak tau akan seperti apa , mana kita belum pernah kesana sama sekali. Jadi gw harus mempercayai suami gw (inilah makna dari ijab kabul kawin setahun lalu..hahaha) yang super ngasal ini. I have no idea where to go and what should i do for this raining situation. Cumamih and friends sudah memutuskan reda atau tidak nya hujan, kami ber-enam harus tetap berangkat dengan membawa masing – masing bag pack and carier 40 L setara dengan 10 kilo koper di punggung yang nantinya juga akan dibawa naik motor keatas gunung. Oh my god! I wish i can tell my dad to pick me up with his jet, but i just cant.. karena jauh juga dari indonesa.. Pada saat itu gw cuma pasrah dan super kesel sama cumamih, kenapa dia mengambil keputusan sengasal itu. Well, soorry to be honest ya mih , aseli lo ngasal bgt sih.. (nada super bete..haha) kalau jatoh ke jurang gimana cobak?! Sambil berdoa dalam hati supaya diberi keselamatan, akhirnya kita menuju ke tempat tersebut dengan harapan bisa melihat gugusan Himalaya dari puncak Hotel.

And as you can see the road is like this ..

IMG_1306

Masih sempet foto – foto hahaha :OIMG_1305

Kamen Rider in action (Motor Bike that we rent) IMG_1307

A worth step to see the heaven IMG_1309

IMG_1308

After all.. it’s so worth! Semua perjuangan hujan , becek dan capek yang kita lewati ternyata benar – benar beharga. Hotel ini service nya luar biasa. Walaupun gerakan manusia indonesia ini lebih cepat di banding gerakan sherpa (pembawa tasnya) yang sudah di request untuk turun ke bawah, kita lebih duluan sampai di banding mereka yang seharusnya turun untuk membawakan tas – tas kami.Ya, terbukti manusia Indonesia super luar biasa.

Dan inilah hasil luar biasa menaiki 400 ( i guess is more than 400s steps) anak tangga yang bebatuannya gak jelas trek nya seperti apa sambil membawa carier dengan berat lebih dari 10 kilo ( boot camp on progress..hahaha! *lebai*)

IMG_1339

As you can see the view was so incredible πŸ™‚

IMG_1368

We are same level with the clouds

RNBN RTR

Raniban Retreat Resort, must visit! The service , the food, the room were EXCELLENT! http://www.raniban.com/

Peek a boo with Sagarmatha

Peek a boo with Sagarmatha

As you can see the World Peace Pagoda Up from The Sky :)

As you can see the World Peace Pagoda Up from The Sky πŸ™‚

Sungguh terbayar dengan pemandangan yang ada disini, kebetulan hotel kita ini “Raniban Retreat” memiliki ketinggian sekitar 420 m dari Pokhara. Jadi view nya Indah betul. Bisa lihat keseluruhan kota Pokhara dari atas. Keputusan yang tepat buat kita stay 3 nights , 2 days disini. Dari sini pun kelihatan the famous World Peace Pagoda (WPC) temple buatan pemerintah jepang .

Saking hebohnya riding and mini treking, terbitlah lapar. Males turun lagi, akhirnya pun kita memutuskann untuk makan siang (hingga malam) disini. Sang General Manager yang berkewarganegaraan Belanda pun sangat men-treat kita very well dan sang assisten bernama Phinot (mukanya semi tibet dan nepal) juga membantu kita untuk menyiapkan santapan makan siang dan malam disini.

We’d love to see and know new people. And yes, kita bertemu teman baru dari Lebanon yang very very open minded. Kebetulan dia seorang Photographer, dan dia pun sedang membuat buku tentang hasil jepretan travelingnya. Super seruu!! Dia tunjukin hasil traveling keliling dunianya dan obrolan – obrolan kocaknya. Alias was a super nice guy, he taught us how to travel solo. Yak, sendokiran jalan – jalan bowkkk..

Adit and Alias the crazy funny Libanon guy

Adit and Alias the crazy funny Libanon guy

After all the chit – chat with this crazy guys. Ternyata hari ini adalah perayaan festival Dashain. Kalau di Indo lagi heboh Idul Kurban , disini heboh Dashain festival. Gak beda jauh sama Idul Kurban. Disini juga mereka sembelih kambing. Dengan tujuan untuk mendapatkan kehidupan yang makmur dan kebahagiaan (sama ajee kan coii). Setiap mereka yang merayakan Dashain , mereka akan diberikan red corn flower di jidat nya. This red sign called “TIKA” , arti tanda tersebut adalah mendapatkan keberkahan untuk live long prosper and happines. It’s Tika day dan mungkin karena itu I’m (suddenly) famous πŸ˜›

Dashain Festive

Happy Dashain Festive. Happy Tika day πŸ™‚

IMG_1388

Cheers for the festive πŸ™‚

DAY 4! 15 OCTOBER 2013 – Raniban – World Peace Pagoda – Tibetan Village-Devi’s Fall

Bangun jam 5.00 pagi berharap dapat sunrise. So sad, kali itu masih hujan efek typhon di India. Cumamih and friends udah decide bahwa apapun yang terjadi hujan atau tidak, harus hajar pergi sesuai dengan jadwal di itinerary. OKAY! artinya gw harus naik motor, bertemu angin semeriwing dingin dan hujan – hujanan. Untung saya siap sedia dengan jaket water resist uniqlo, yang lumayan membantu ..lumayan bukan berarti gak kuyup ya sodara – sodara.

The fist place visited on that day adalah World Peace Pagoda. Salah satu temple hasil bikinan Jepang, yang naiknya (lagi – lagi) harus pake tangga. Kali ini tangganya proper, tapi tetap harus mengatur napas biar gak pengsan.

Namaste! It’s such a beautiful tempel and very huge!

World Peace Pagoda. Huge , peaceful place. Namaste ..

World Peace Pagoda. Huge , peaceful place. Namaste ..

Peace for the world at World Peace Pagoda

Peace for the world at World Peace Pagoda

IMG_1404

IMG_1417

Bapak Anjing Universal. Kemana – mana disamperin doggie -__-

Sambil sedikit mengeringkan baju yang sedikit kuyup (tapi masih pake dalamen kok guys), kami menepi ke warung yang tutup tapi ada lahan untuk leyeh – leyeh sebentar. Sembari leyeh – leyeh cumamih pun di samperin anjing gunung yang cantik banget dan nampaknya doi bahan buli-an anjing2 setempat.. ciann liatnya! Dan diberikanlah kasih sayang oleh bapak cumamih..

Berangkut ke destinasi berikutnya yaitu Tibetan Village, Tashi Link !Yes this is place that I’ve been dreaming of. Gak kesampean ke tibet, cukup kesini dan bisa melihat mereka itu rasanya seneng banget. Badan – badan mungil ala gw , muka cina kulit eksotis coklat.. ahhh suka! Sesampainya disana (masih hujan) kita explore kediaman mereka. Ntah lah apakah karena mereka ini sedang festive atau memang tempatnya peaceful sekali, kok sepi yah? Cuma ada beberapa shop yang buka khusus untuk menjual pernak – pernik tibet. YAK! IBU – IBU, disini saya KALAP! uji nyali kalah sama uji hawa napsu belanja. Mereka menjual barang – barang hand made hasil kerajinan mereka.

1377308_10151926177057579_1862558132_n

Namaste from Tibetan Village

Sorry for this uncool style. Am i look upin ipin here ? The rain made messy look style :P

Sorry for this uncool style. do i look like upin ipin here ? The rain made messy look style πŸ˜›

IMG_1440

She was making a fabric from YAK wool super cool

IMG_1439

Komen mama gw pas kirim pic via wassap :”kok tue tue sih dek orangnya” -___- namanya juga sisa peninggalan (barang purba kalee). But i love their style πŸ™‚

The Kalap Momentum …

It's so pretty, i am gonna die @_@

It’s so pretty, i am gonna die @_@

IMG_1688

Treasurer Hunted

IMG_1690

DIE ME !! @_@

IMG_1444

The Tibetan Madam πŸ™‚

1374106_10151926176687579_392703263_n

Happy Kuyup Time

Okay setelah saya hampir pengsan disini karena pengen borong semuanya. Akhirnya bapak cumamih pun mulai memperingati istrinya..hahaha! Hasil buruan tersebut bebuah ,kain – kain Yak wool yang super hangat dan akan gw pajang untuk rumah baru kami kelak..hihihi!

Berhubung udah kedinginan karena air ujan yang mulai meng-kuyupi (bahasa opo iki) akhirnya kita pun cari makanan warung di daerah kampung tibet ini. Yes, kami dapat makanan – makanan anget alias mie rebus plus momo. Mie rebus ala kampung tibet ini lucu sekali, seperti noodle dan daging kerbau. Percaya gak untuk satu porsi noodle harganya cuma NRS 35 alias IDR3,500 udah pake daging bowwkkk.. sedangkan momo disini harganya cuma NRS 50 alias IDR 5,000 ..merdeka lahh kita disini! hahaha..

IMG_1447

sorry for the shaking pic, udah terlalu laper kayanya hahaha

IMG_1446Next Place..

Devi’s Fall.. apa itu devi’s fall ? pertama kali mendengar nama tempat ini gw pikir adalah air terjun para dewi (devi = dewi) ternyata sejarahnya adalah dulu pernah ada bule perancis bernama Devi jatuh dari air terjun ini , setelah pencarian beberapa lama akhirnya jenazahnya ditemukan. This place was good mungkin karena hujan jadi gw agak gak enjoy dengan tempat ini plus ada orang indihe kentut di depan muke gw dengan bunyi yang sangat bulat.. iyuhhhh! 100 meter dari tempat ini ada cave yang bisa dikunjungi, berhubung hujan kita tidak menyempatkan kesana. Cukup ke air terjunnya saja.

IMG_1448

Devi’s Fall Pokhara

Hujan seharian ini membuat trip kali ini sungguh adventure yah. Selain rute nya yangg cukup menantang, baju dan badan pun jadi gak enak lepek. Akhirnya kita mampir sebentar ke daerah Phewa Lake untuk membeli peralatan perang naik keatas seperti snack dan lain – lain dan bergegas kembali ke raniban retreat. Perjuangan untuk naik keatas, karena hari semakin gelap, udara semakin dingin dan baju kuyup kita harus menaiki 400 anak tangga untuk bisa bobok cantek di resort.

After all the storm, the sun shine down!

Yak pagi hari sebelum kita check out. Sunggu cerah!!!! Kenapaaaaa baru pas mau cekot ya Tuhan? Alam gak bisa ke tebak, we enjoyed at this place :))

IMG_1464

see the differences before and after storm. Beautiful! bisa liat whole pokhara jelass se jelas jelasnya hahaha

IMG_1490

Seger kena matahari πŸ˜€

Good Morning Sunshine

Good Morning Sunshine

Happy family. Bapak Ibu Bolang dan anak - anak bolangnya yang super badung - badung

Happy family. Bapak Ibu Bolang dan anak – anak bolangnya yang super badung – badung at Raniban Retreat in the morning before check out.

And what’s next?

Another road trip from Pokhara to Bakhtapur.. 7 hour on the road.. WAW!

Next Exploration :

– Bakthapur

– Temple Hoping

Have a good day !

Mrs. Prasetyo

* to see more picture , please go to our facebook fan page http://on.fb.me/1eKIQg9

13 thoughts on “TRAVELLING : The Adventure Begin – Explore Nepal #theprasstyo #nepal

    • hahaha! pas kabut dan hujan kayanya sekitar 15-17 drajat deh pie..tapi pas pagi cerah dan matahari nya baru muncul banget sekitar 21 drajat..panas nyengit tapi semeriwing angin gitu..tapi aku gak tau deh suhu malemnya kaya apa kalo lagi cerah harusnya bisa 10drajat. Suhu di gunung kan gak ketebak,bisa tiba2 panas cuma bikin kulit gosong hahahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s