TRAVELLING : Temple Hoping #nepal #theprasstyo

Setelah bermain – main dan kesenengan lihat matahari pada hari terakhir kita nginep di raniban, ternyata kita hampir kelupaan bahwa harus check out dari raniban pada hari itu. Di jadwal seharusnya kita berangkat balik ke Bhaktapur jam 08.00 pagi, tapi karena keasikan foto – foto , yoga – yoga pose akhirnya barulah kami jam 10.00 check out dari hotel. Mana ada kejadian udah turun 400 anak tangga, tiba – tiba si ramesh sang supir tercintah gak tau tempat hotel itu. Akhirnya, pinjamlah gw henpon supir taxi yang nganggur di pinggir jalan dan surprisingly merk smart phone nya adalah Iphone 4 .. luar biasa! Setelah mengalami kesulitan bahasa, dan akhirnya sang supir taxi nganggur itu membicarakan rute jalan dengan bahasa setempat , 45 menit kemudian Ramesh pun tiba.. We’re ready for Bhaktapur!!!

Perjalanan Pokhara – Bhaktapur ini menghabiskan waktu sekitar 7 jam. Kali ini keadaannya udah pada tepar, karena kemarinnya pun jadwal padat jadi rasanya lamaaaa banget. Bhaktapur itu sendiri lokasinya sekitar 45 menit dari Kathmandu, jadi harusnya gak terlalu jauh ya dari KATHMANDU..hahaha! tapi kalau dari Pokhara? Lumayan deh daripada lumanyun..

1375234_10151926179867579_762313073_nKeadaan jalanan menuju Bhaktapur pada saat itu sangat berbeda dengan pada saat kita otw menuju pokhara. Kali ini padat merayap bos. Jalanan semerawut kaya benang kusut yang abis di kubur 100 tahun. Stresss!!! Bayangkan jalanan puncak pada saat buka tutup one way, tapi keadaan ini tidak buka tutup dan two way, mobil nyalip seenak jidatnya.. MAAAAKK NGERI! Selama perjalanan, kita lihat ada 4 kecelakaan plus semua tipe kecelekaannya samaakk ; masuk jurang. So scary brooowwhh..

Sampai di daerah Bhaktapur sudah gelap gulita, mana masih ada adegan cari  hotel di jalan curut super kecil dan buat dua mobill.. aih makin stress kita! Dari Pokhara yang down tempo ketemu kehidupan yang semerawut @__@ dan akhirnya kita pun sampai di Hotel dengan petunjuk… Tuhan! dan horaayy akhirnya kita menemukan si Cosy Hotel tersebut. Karena udah tepar, stress liat jalan jadi kami memutuskan untuk dinner di hotel dan langsung bobok.

DAY 6! 16 OCTOBER 2013 – Bhaktapur Durbar Square – Failed Pasupatinath – Boudhanath-Black Out Balgopal- Norbulinka hotel.

Sampai di pagi hari, kita breakfast di roof top hotel. Kali ini dapet complementary dari hotel, berhubung free jadi harus digunakan..hahaha! Pemandangan hari itu bagus banget, rooftopnya pun keren banget.. berasa di Marocco (kayak pernah aje) yah ala – ala europe gitu.. gak kerasa di Nepal (lah emang lagi dimanah ?! wekweng) . Cosy hotel (lagi – lagi) adalah Best Winner Trip Advisor 2013. Gokil, managernya bisa bahasa perancis broo and sis.. walaupun salah satu dari kita juga gak ada yang bisa ngomong france’ yah (so what yah?! hahaha). Walaupun hotelnya biasa aja, well at least air panas dan servicenya oke banget. Air panas sangat penting ya guys, walaupun terlihat cerah sumringah tapi angin semeriwing nya juga bikin kita negak tolak angin terooss (jompo style).

1382412_10151926187787579_1638630940_n

IMG_1516

A beautiful Morning to start the day! Recharge..

IMG_1517

Breakfast Portion

After breakfast, berhubung ibu dan bapak bolang ini anaknya gercep jadilah diriku melalang buana terlebih dahulu di banding teman – teman lainnya. Jadi, gw dan cumamih jalan duluan untuk explore Bhaktapur sedangkan yang lain masih mandi. Harusnya setiap turis yang masuk ke kota ini dikenakan fee sebesar NRS1100 atau IDR 110,000 berhubung kita datangnya malam, jadi gak ada yang jaga. Seharusnya juga , mobil – mobil tidak boleh lewat di permukiman sekitar Poetry Square dan sang manager hotel juga sudah wanti – wanti kalau ada orang yang minta lihat tiket masuk dan kalian gak punya, kalian harus bayar admission fee tersebut. Tapi namanya hoki pagi, jadinya kita BEBAS ADMISSION FEE (hihihi deg2an juga sih jadi turis gelap) sedangkan teman – teman yang lain harus bayar Admission Entrance Fee nya..hahaha! Cumamih paling jago kalau bagian selundup – menyelundup..hihihihi!

Sambil menelusuri jalan menuju Bhaktapur Durbar Square ada sebuah toko kain (pasmina dan kawan – kawannya) dan mampirlah ibu bolang ke tempat tersebu..hahaha! (masih kurang bowk di Tibetan Village..hahaha). Dan hasil perburuan adalah ini..(tetep belenjongan cintss *suer gw bukan shopaholic ini buat urusan rumah aja jadi BM -read: banyak mau*)

Yak Wool Hunted

Yak Wool Hunted

And here we go the Bhaktapur Durbar Square…

IMG_1565

Namaste from Bhaktapur

IMG_1573

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERAOLYMPUS DIGITAL CAMERA

IMG_1603

IMG_1577

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

1378210_10151926183187579_662949355_n

Tadinya gw sama cumamih udah deg – deg an aja nih. Ada tentara bersenjata di sudut pintu salah satu tempat disini,dikira mau nagi tiket kan..hahaha! Pas dia lirik – lirik dia nanya “Where’re you from?” gw jawab aja “Indonesia..” lalu dia berkata  “Oh Indonesia .. ya ya Indonesia.” Sambil bolak – balik di depan dia, dia masih menyebutkan “Ohh Indonesia” Biar gak banyak cingcong, gw minta foto bareng sama doski aja..eh ternyata dia juga banci tampil cints.. hahaha! Here we go the result.. hahaha!

IMG_1583

Setelah berkelana menyelusuri beberapa tempat di Durbar Square ini kami berlabuh untuk mencari makan siang dan kopi (cumamih and frieds anaknya kopi bingiit jadi kemanpun harus menemukan coffee shop). Makan siang disini ada beberapa pilihan, salah satunya ada Nyatapola Cafe and Resto. Nyatapola itu sendiri sebenarnya adalah temple, nah resto tersebut deket banget sama si temple tersebut. Jadi dari atas resto bisa liat sekeliling durbar square. Pada saat itu lagi ramai banget, plus tempatnya kecil, jadi eike gak sempet foto – foto deh. Mau liat bentukannya silahkan click disini . Atau bisa liat pic dibawah ini 🙂

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Dan ini salah satu coffee shop yang berada di semua daerah Nepal. Namanya Himalayan Jave Coffee. Mungkin ini semacam starbucks local nya Nepal kali yaa.. jadi branch nya dimana – mana dan isinya bule semua..hehehe!

IMG_1613

IMG_1614

IMG_1616

IMG_1621

Ciao dari Bhaktapur, kita langsung melakukan trip ke destinasi berikutnya. Kali ini kita berkelana dengan booked taxi yang fare nya NRS 2500 atau sekitar IDR 250rb dengan rute Bhaktapur – Pasupatinah – Boudhanath-Kathmandu check in hotel Norbulinka yang kami pesan lewat hotel kami – Cosy hotel. Tadinya sempet, tetep kekeuh mau ke Nagarkot untuk dapet view Himalaya, tapi berhubung awan gelap menyelimuti daerah sekitar kita putuskan untuk skip ke Nagarkot dan langsung menuju ke Pasupatinath.

Sesampainya di Pasupatinath, ternyata ada pemberlakuan harga baru untuk masuk ke temple ini. Entrance fee nya NRS 1000  alias IDR100ribu aja dulu… langsung tim merki ini membatalkan rencananya untuk masuk kedalam. Harganya sama dengan masuk ke Bhaktapur tapi bedanya ini cuma bisa lihat acara kremasi orang mati dan temple – temple aja. Selama menurut kita kurang worth it, akhirnya kita mengugurkan rencana tersebut dan langsung menuju ke Boudhanath.

Berbeda dengan Pasupatinath , yang harga masuknya mehong bingit. Di Boudhanath, untuk turis luar hanya di charge NRS 150 alias IDR15ribu per-orang. Nah kalau kaya gini kan lebih endesss.. Di dalam temple ini banyak cafe dan toko – toko pulak, jadi gak bosen – bosen banget untuk muter – muter di daerah tersebut. This is the most awesome temple i’ve ever seen. Masuk – masuk ke tempat ini langsung disambut oleh Budha Eyes yang sunggu cantekk…*akkk pengsann*

IMG_1665

Namaste from Bapak – Ibu Bolang. (This is the most fav pic for this trip so far)

IMG_1652

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

IMG_1648

Saat itu ternyata mulai gerimis mengundang, akhirnya kita memutuskan untuk segera check – in di hotel berikutnya yaitu Norbulinka. Hotelnya lucuk banget, isinya pendaki – pendaki bule yang wes tuwo – tuwo.. huhuhu terharu. Disini juga ramah sekali para karyawannya, malahan gw di bercandain disuruh minum Nepali Tiger Milk katanya biar kuat. Apakah sungguh ada? Nope. The people said “Just imagine this Masala Milk Tea is came from the Tiger then you are strong like a Tiger” (dia haluuu sobss..hahaha). Plus kali ini lagi – lagi kita super hoki karena kita dapet kamar di roof top.. wohoo! Tapi sialnya gak ada lift, jadi kita mesti naik tangga deh. They said “Because you guys still young, so i give you a room in the roof top” ternyata JEBET! capek juga cuii..

Setelah kita beberes, mengeluarkan beberapa barang yang akan di laundry sambil ngitung sisa – sisa penghabisan harta kekayaan, akhirnya malam ini kami memtuskan untuk makan ala warung.

Sambil menuju warung yang dicari, kita menuju ke Balgopal. Salah satu temple yang apabila kita kesana malam hari viewnya bagus banget. Perjalanan dari hotel menuju ke Balgopal sekitar 1 KM. Sampai disana ternyata, jebet.. Mati lampu satu daerah..hahaha! Jadi gak dapet deh pemandangan lampu – lampu kece disitu, tapi temple tersebut tetep nyala. Berhubung untuk photo ini membutuhkan kamera yang proper jadilah hanya salah satu tim kita, Adit yang menggunakan momen mati lampu Balgopal ini untuk di capture.

1376650_10151926191562579_1650493303_n

Photo taken by Aditya Sofyan @aditasik

And so what’s next??

Last day in Nepal! Hikss…. 

Happy Exploration Day,

Mrs. Prasetyo

*To see more pic please go and like our facebook fan page “Explore a New Life by The Prasetyo’s”

Advertisements

7 thoughts on “TRAVELLING : Temple Hoping #nepal #theprasstyo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s