To Be Loved or To Be Hated

Actually, I’ve never wanted to be a blogger . Memang anaknya ternyata suka cerita dan suka menulis lalu tertuanglah celotehan tulisan (sometiomes) sampah ceplas -ceplos dari jaman swestikatmosuwiryo.blogspot.com (yang dimana saya lupa passwordnya dan emailnya udah GONE! *damn you hacker!*hahaha) ,preparetheweds.tumblr.comย  hingga sekarang menjadi theprasstyo.wordpress.com .

Menurut gw menulis dan bercerita adalah suatu terapi (especially for me)untuk menghilangkan stress. Kenapa? ya, pada dasarnya gw suka sekali sharing, I am too extrovert anaknya..hahaha! I mean, di dunia ini kita hidup tidak sendiri dan kita butuh sharing. Apalagi dengan jaman yang makin maju, semakin mudah kita menemukan semua informasi. Selain itu dapat lingkungan dan teman baru yang ternyata sepikiran..hahaha! Ngapain masalah dipendam sendirian kalau ternyata diluar sana ada yang bisa bantu? iya kan?!

Paham betul, kalau memang ada yang mungkin salah satu dari lingkungan gw ataupun para pembaca blog ini ada yang mengira saya dan cumamih terlalu fulgar memberitahukan every single details story of our life (kata siapa bro and sis? itu cuma perasaan kamyu saja mungkin) . I am still keeping my privacy kok :). Objective gw bercerita dan menulis adalah sharing info dan juga mengedukasikan bahwa after marriage life is not always like hell, it’s fun if you choose your happiness with your own way and one more you can still explore more (like me and cumamih).

To Be Loved or To Be Hated? itu adalah suatu pilihan. Semakin banyak prestasi yang dibuat maka berarti semakin banyak lovers and haters diluar sana yang akan support kami (ataupun kamu) untuk terus berkarya. Bentuk support memang tidak hanya datang dari siapa saja yang mencintai kami tapi pun membenci kami. Gw pikir semua sisi positifnya adalah mendorong kami (tentunya gw yang ambisius) untuk selalu bisa meraih achievement.

Salah satu achievement adalah ketika cerita perjalanan #theprasstyo ini published di beberapa media online. Di support oleh beberapa teman – teman bolang dan bloggers , yang ikut memberikan informasi berantai mengenai perjalanan kami ke Nepal kemarin.

And Here We Go beberapa twit danaktifitas yang support #theprasstyo untuk tetap menulis dan tentunya traveling ..

photo (2)

Dan masih banyak teman – teman disana yang melakukan banyak hal untuk kami tetap menulis dan saling bercerita pengalaman.

Ini merupakan sebuah achievement kecil dari #theprasstyo , dimana semuanya baru dimulai. Memulai untuk terus memberikan informasi apapun bentuknya.

Thank you for all friends, bloggers, families, readers, and haters who always support us to keep writing. This is just the beginning, still have many more plan to achieve our goals on #theprasstyo.

Have a good day.

mrs.prasetyo

Advertisements

2 thoughts on “To Be Loved or To Be Hated

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s