Daily Diary : First DIY Project for #smallspacesidea_id

Akhirnyaaaa Pindah…………………..

Setelah kurang lebih hampir (berapa bulan ya, sini lupa ingatan) , akhirnya saya resmi menjadi warga serpong TGZL (alias Tangerang Selatan). Selama satu bulan terkahir dalam penghujung tahun ini, memang gw rebyek banget untuk urusan pindahan, bukan hanya pindahan saja tapi ngisi barang di dalam ThePrasstyo HQ ini . Dikarenakan bubol dan babol ini bukan anak konglomerat jadi kami berdua memang picky untuk urusan budgeting interior rumah dan demi khalayak pembaca The Prasstyo kami berdua pun sangat semangat untuk melakukan proses Do It Yourself untuk barang – barang interior di The Prasstyo HQ. Mungkin juga karena gw pernah tinggal di Malaysia, jadi kayanya udah biasa aja gitu ngerjain apa – apa sendiri (bayar tukang mahal bowk).

Well actually, DIY kali ini sebenarnya juga not litterally gw dan cumamih yang buat sih (hahaha) tetap memperdayakan beberapa source yang ada , tapi tetep aja hitungannya lebih murah dibanding beli atau menggunakan jasa interior design (aduhh maaf para pekerja interior , bukannya menurunkan pasaran.. tapi ini membantu para konglomelarat kaya gw …hahaha).

Sebetulnya , The Prasstyo HQ ini belum 100 % terisi penuh (lagi – lagi tabungannya belum muat cyiinn), tapi setidaknya sudah layak untuk ditempati dan dikatakan sebagai kebutuhan papan.

Project DIY yang pertama adalah .. The Puzzle TV Rack .

Berkat tukang kayu di Jl.Raya Bogor (deket lenteng agung) The Puzzle TV Rack ini bisa terwujud. Kenapa jauh amat tik sampai kesana? Dikarenakandi daerah ini banyak sekali jati belanda – jati belanda dengan serat dan warna kayu yang putih selain itu sekalian beli palette…hahaha! dan dengan jasa bapak tukang kayu plus pengarahan yang harus super benar , The puzzle TV Rack ini hanya mengocek biaya sebesar IDR 500k saja dengan tentunya belum biaya angkut, karena nyokap punya mobil yang agak besar jadi gw minjem mobil doi aja..

TV RACK

#abaikan pentaan kabel yang panting crentel (bahasa jawir total)

 

 

Dan yang kedua adalan Industrial Amben ala The Prasstyo. Berhubung kita anaknya leyeh – leyeh banget akhirnya tercetuslah bikin Amben dari bahan kayu palette (seperti yang pernah gw post di tulisan sebelumnya). Berhubung pulak anaknya bolang dan mencintai keanekaragaman budaya akhirnya amben mencari ย (lebih ke gw sih yang mencari) kain yang agak – agak ethnic. Percaya gak kalau biaya amben ini hanya membutuhkan biaya gak kurang dari 700,000 (tapi ngepas). Ini dia rincian biayanya..

1. Palette 4 pcs : IDR 150,000

2. Bantal besar 2 pcs : IDR 90,000, – ย , beli di plaza semanggi lantai dasar yang jual bed cover, dekat dengan escalator.

3. Bantal kecil 2 pcs : IDR 50,000, – , beli di toko gordyn deket rumah

Alternatif untuk beli bantal lebih murah mungkin bisa di Cipadu atau Tanah Abang .. tapi emang effort aja sih kesananya kalau cuma buat beli bantal.

4. Busa amben : 2m x 1m , tebal 6 cm , IDR 170,000, pencarian ini sampai ke Pd. Bambu. Tapi waktu itu memang mau sekalian cari sesuatu dan pas nemu toko busa (segala macam busa). Sudah di survei sana sini , bikin di tukang sofa aja biayanya kena IDR 500k – IDR 850k.

5. Geometric Fabric , IDR 85,000 / m x 3m = IDR 255,000. Toko Tania, Mayestik. Tokonya mudah dicari, karena deretan Ikobana. Tapi mbak2nya ngeselin dan nyebelin , sini mau beli malah diburu – buru, gak tau orang galau milih fabric apa zzzz. Alternatif lain bisa cari di cipadu atau tanah abang. Toko Tania ini menurut gw agak monopoli, kainnya memang bagus2 tapi mahal. Jangan lupa cari bahan linen untuk membuat sofa atau amben semacam ini.

6.Biaya Tukang Jahit (tukang jahit baju gw) : IDR 70,000

Total : IDR 615,000. Mission Accomplished..!!

Tadaaaaa. Inilah industrial Amben ala The Prasstyo

DIY AMBENKarena ThePrasstyo ini sangat mungil, jadi memang semua barang – barang yang ada disini adalah super baru. Super gak mungkin untuk mengangkut barang – barang punya Ibu Ratu apalagi punya Eyang yang dimana kayu jatinya aja gak muat buat masuk pintu..Hahaahah!

Tapi inilah yang membuat saya sungguh amat bersyukur kepada Tuhan. Punya rumah sendiri walau kecil yang penting apik dan pastinya letaknya sangat strategis.

Sambil mengisi bagian beberapa rumah yang lain, saya kembali menukang dulu yah.. eh maksudnya jadi mandor yang tukang sih tetep cumamih tercintahh….

Cheerio,

@mrsprasstyo

 

Advertisements

11 thoughts on “Daily Diary : First DIY Project for #smallspacesidea_id

  1. nah inii, yang menginspirasi gw bikin meja kopi dari palet bekas. Akhirnya furnitur ibu bolang jadi juga. Bikin sesuatu sendiri emang nyenengin ya Tik dan nagih, ini gw lagi ngumpulin pundi-pundi mau bikin meja tivi, semoga sebelum maret udah tereksekusi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s