Day – 1 , Yokohama #theprasstyoJPN

Pusing pasti baca sekilas info tentang transportasi Jepang.. Sama saya pun! Hahahaha.. Walau kata pak bolang gak sesulit itu. tapi buat saya kaya kembali ke pelajaran fisika jaman SMA #lebai. ย Iya gak sesulit buat mereka yang bisa baca peta, tapi sulit buat saya yang sukanya cuma makan..hahaha! Jadi memang part bagian mau makan apa, di serahkan langsung aja ke istrinya..hahaha. Daripada harus disuruh cari jalan wkwkwkw!

Akhirnya, sampai di Yokohama. First thing , yang kami cari pada saat sampai di Yokohama adalah Coin Locker. Yap, untung pergi ke Jepang.. apa aja ada! Karena kami bawa bekal 2 backpack dan 1 cabin baggage plus baru bisa check in malam , akhirnya kami harus menaruh barang – barang kami di Coin Locker yang dimana , disetiap statiun di Jepang pasti ada sang Coin Locker tersebut.Tapi coin locker ini cuma bisa untuk koper2 ukuran std aja yah, kalau ukurannya udah big size .. We have no idea where to put unless kalian nginep di hotel jadi bisa dititipkan di front desk. Tapi kalau kaya saya yang pakai airbnb, sarannya bawa koper secukupnya aja ๐Ÿ™‚ (tergantung tujuannya sih, berhubung anaknya gak terlalu shopaholic jadi saya dan cumamih cukup ringkes bawa bekal backpack)

Bentuknya seperti ini, yang paling besar chargenya 600 Yen (muat untuk 2 backpack 30 liter, 1 cabin baggage)

Setelah menitipkan barang bawaan kami di Coin locker , kami langsung menuju ke tempat pertama yaitu Ramen Museum. Kebetulan terakhir makan malam pas di Bangkok dan jam 11 siang perut mulai keroncongan. Lagi – lagi jangan tanya detail jalan sama gw, cumamih bertugas untuk mencarikan jalan kemana kami harus pergi dan naik kereta untuk sampai di Ramen Museum. Yang gw ingat setelah turuh di Yokohama Station dan taruh barang , kami harus ganti train untuk ke area Ramen Museum ini. Ini adalah salah satu tourist spot.. karena udah laper jadi yaudahlah yah.. pilih yang pasti ada .. hahahaha!

IMG_2225

Nah ini jalan sekitar Ramen Museum, bisa diliat dari plangnya guys.. hihihihi..

IMG_2244

Welcome to Ramen Museum

IMG_2227

IMG_2228

Entrance Fee : 310 Y / person

Jadi memang Ramen Museum ini dibuat seperti Old Tokyo / Japan jaman dahulu. Bentukannya kaya daerah2 bronx gitu bowk, cuma ini hanyalah dekor semata. Aselinya sih mereka ada di dalam sebuah gedung , tepatnya di bawa basement.. keren yah! Lalu banyak pilihan pastinya ramen – ramen terpilih dari seluruh penjuru Jepang yang terenak. Tapi menurut gw ya , biasa aja sih.. enakan ramen di pinggir jalan alias vending machine (cerita menyusul)..hahaha.

Inside Ramen Museum

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

Setelah galau pilih pilih, akhirnya MAKAN!!!

Setelah galau pilih pilih, akhirnya MAKAN!!!

Kami gak berlama – lama disini, karena satu porsi ramen ini (yang harga sekitar 720 yen) udah buat kenyang mentog dan gak bisa cobain ramen toko lain..hahaha! Jadi saran dari ogut, kalau kalian mau cicip2 ramen – ramen disini pesen satu piring berdua kali ya cukup (dan irit) lalu cek ke lapak sebelah..hehehehe!

Setelah bensin perut terisi akhirnya kami menuju ke Red Brick House. Tempat itu sebenarnya kaya mall gitu tapi bangunannya vintage dan biasanya kalau winter suka ada Ice Skate Rink, jadi bu bolang berencana untuk kesana. Sepanjang perjalanan gak habis – habisnya untuk ambil photo (namanya juga turis) jadi kempinski deh..hahaha! Berhubung winter dan Yokohama adalah daerah pelabuhan which is sangat berangin , yang dilakukan ibu bapak bolang adalah masuk ke setiap seven eleven yang ada .. hahahaha! buat apa ? buang nganget.. karena setiap toko pasti ada heater jadi itulah tempat favorite kami…

Art Installation di pinggir jalan ajuahh..

Art Installation di pinggir jalan ajuahh..

Norak Part 1

Norak Part 1

Penolong disaat winter biar anget.. Suntory Whisky yang rasanya light banget.. Nyiams

Penolong disaat winter biar anget.. Suntory Whisky yang rasanya light banget.. Nyiams

Setelah beli Whisky penghangat di Seven – Eleven , akhirnya bu bolang kecapean jadi butuh duduk2 manis sementara. Duduk manis di pinggir pelabuhan bersih kapan lagi? sambil photo – photo . Kita ada di Yokohama Terrace yang letaknya diantara Redbrick House danย Osanbashi.

IMG_2263 IMG_2297

 

Dibelakang gw dan orang yang lagi selfie juga itu ada gedung merah, nah itu Red Brick House

Dibelakang gw dan orang yang lagi selfie juga itu ada gedung merah, nah itu Red Brick House

Yang pasti ini bukan gw .. cewe2 lagi selfie2an juga kaya gw.. hehehe e

Yang pasti ini bukan gw .. cewe2 lagi selfie2an juga kaya gw.. hehehe

Dogs everywhere here! dan jalan - jalan pakai stroller. Itu stroller isi anjing ya buibu bukan isi bayikkk... :D

Dogs everywhere here! dan jalan – jalan pakai stroller. Itu stroller isi anjing ya buibu bukan isi bayikkk… ๐Ÿ˜€

That's .. the gray building is Oshanbashi

That’s .. the grey building is Oshanbashi

Terus jadi Ice Skate di Red Brick House? Karena keasikan nongkrong dan terlalu angin .. kami memutuskan mager (baca : males gerak) untuk ke Red Brick House. Karena pas kita udah mau sampai , antrian ice skate nya rameeeeekkk banget jadi badan yang udah jompo ini kayanya mendingan balik dan sambil cari makan aja deh..hahaha! Padahal keren loh tempatnya , wajib dikunjungi.

 

(ambil dari google) Imagination

Reality.. ramekkk bingittt !

Jadi karena emang rame, kami memutuskan untuk jalan – jalan sekitar Yokohama aja..

Ketemu anjing .. (lagi)

Ketemu anjing .. (lagi)

Liat2 sepeda sewaan .. walau kayanya mau ngayuh aja mager

Liat2 sepeda sewaan .. walau kayanya mau ngayuh aja mager

Sampai akhirnya kami jalan – jalan sampai ke China Town. Konon China Town di Yokohama ini adalah China Town terbesar se- Asia dan yang pasti makanannya , enak – enak banget.. Sampai labil mau milih jajanan apa disini .

DSC_0978 DSC_0987 DSC_0985 DSC_0989

Dan yang paling suka dari jalan – jalan ini adalah liat rumah jepang yang cilik – cilik tapi apik

Duh gw gedaa bangett yaa.. bajunya padahal baru dua lapis .. hohohoho

Duh gw gedaa bangett yaa.. bajunya padahal baru dua lapis .. hohohoho

DSC_0983

Sudah sampai di Chinatown Yokohama jangan lupa untuk mampir ke Motomachi. Memang sih ini kawasan elite butik gitu.. tapi gak ada salahnya cuma strolling around sambil liat2 orang jalan – jalan sore bersama anjing2nya.. hahaha! Karena station kita harus melewati Matomachi, jadi kami mampir sebentar ke area ini ๐Ÿ™‚

Daerah matomachi sekilar seperti Europe yah, memang konon banyak inspirasi darisana masuk ke daerah ini

Daerah Motomachi sekilas seperti Europe yah, memang konon banyak inspirasi darisana masuk ke daerah ini.

Wish Jakarta Shop Area have a kind of Pet Bar like this #penting

Wish Jakarta Shop Area have a kind of Pet Bar like this #penting

Dan begitulah kira – kira perjalanan kami yang emang cuma jalan – jalan. Ini baru hari pertama, dan pertama rasanya langsung ketemu dingin kaya semua beku sampai ke muka. Karena kami kurang istirahat (yalah bowk, abis landing langsung hajar Yokohama) akhirnya sore hari kami langsung memutuskan untuk segera check in ke Airbnb kami yang berada di Area Akabane Kita , sekitar 14 menit dari Shibuya.. Lessgohhh….

Oh notes… Yokohama memang kurang lebih bentuknya sama kaya Singapore atau Hongkong karena basically ini pusat bisnis dari kota pelabuhan. Yang menarik dari sini adalah banyaknya craft beer ataupun beer2 buatan lokal yang patut dicoba. Sayang, waktu saya dan pak bolang berada di area ini banyak tempat yang masih tutup jadi gak bisa merasakan sensasi ke aslian Yokohama deh. Walaupun memang craft beer tersebut bisa ditemukan di Tokyo juga.

Advertisements

5 thoughts on “Day – 1 , Yokohama #theprasstyoJPN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s