Letter For Nine Years

Seperti yang mungkin sudah gw ceritakan pada letter of Seven years atau Eight years di post – post sebelumnya (monggo yang mau flashback silahkan kesini atau kesinih ) , post kali ini adalah ucapan syukur atas sembilan tahun bersama ThePrasstyo.

Pacaran 5 tahun (dengan bumbu long distance yang manis asam asin) , dan 2 September kemarin alhamdulillah memasuki usia ke 4 pernikahan kami as in The Prasstyo. Lagi – lagi Bali menjadi tempat selebrasi kami .. tempat ini memang mempunyai banyak kisah untuk kami berdua. Dari tiba – tiba jadi dilamar sama pak bolang , tiba – tiba jadi tempat escape setelah gagal insem .. tempat yang menjadi suka – duka kami… Bali itu udah kaya second home kami …

Cerita Bali Anniversary Edition akan dibahas di next post, kali ini gw akan bahas tentang perjalanan sembilan tahun kami di tahun ke empat pernikahan kami. Mungkin kalau tahun ke – 3 gw lebih curhat mendalami tentang my kind of infertility issue , tahun ini lebih ke udahlah pasrah aja.. Tahun 2016 , lebih amat ditempa cobaan yang membuat kami berdua semakin kuat. Di awal tahun setelah Japan Trip , pak bolang harus hospitalized karena DBD . That was my first time experience being a housewife yang harus menjaga suami nya di rumah sakit.. Capek? bangettt … mana gw harus bolak – balik rumah – rumah sakit , ngurus kerjaan juga .. wahhh kalo diinget2 , ogut bagai wonder woman! Setelah cobaan DBD, di bulan April kita harus down lagi karena gw gagal insem , dan disitu gw melihat rasa support pras yang sangat besar.. nemenin biniknya galau gak jelas mau kemana.. I really see the true love from this man.

Dalam sembilan tahun perjalanan kami , banyak pelajaran yang telah kami dapatkan. Terutama tentang artinya kebahagiaan bersama. Kebahagian yang pastinya dibuat dari cinta dan kesetiaan. Bukannya gw mau bullshit disini , tapi apa yang sudah kami hadapkan seperti demikian. Menikah di umur 23 tahun dengan jabatan suami masih junior dikantornya .. gw pun juga masih jadi junior pada jaman itu..pastinya belum mendapat kemapanan yang ada.. Kalau kawin berdasarkan materi .. mau jadi apa kita? Gw pun tidak pernah bercita – cita punya pernikahan ala american dream yang dimana nikah langsung punya rumah , punya anak , punya suster dan kehidupan bahagia macam telenovela esmeralda tapi endingnya gak bahagia.. Cita – cita dan goals gw menikah dengan pras se – simple , bisa beli tiket jalan – jalan lewat pintu ajaib doraemon.. Goals kami saling support apa yang menjadi cita – cita kami berdua. Kalau ada predikat suami ter – terserah , gw akan menominasikan Pras sebagai salah satu kandidatnya. Dibalik kata terserahnya , hal positif adalah dia sangat mendukung istrinya untuk selalu melakukan yang istrinya (read: gw) suka.Semua yang gw lakukan sekarang adalah atas kehendak yang gw mau. Mau jadi wanita karir .. silahkan! Mau jadi ibu rumah tangga..silahkan! mau ke disko juga silahkan … (part ke disko kadang suka ikut ngintil juga sih). I am so grateful to have one of a kind man like this. Walauuu, kalau makan gak pernah kenyang2.. hffft #tetepadasempilan. Bukan berarti sembilan tahun perjalanan kami gak ada rintangan, we have so many ups and downs .. and so do you right? yang terpenting dari semua ke cranky-an adalah kembali melihat goals bersama…

Arti pernikahan di tahun ke empat kali ini adalah sebuah sifat supportive. Saling support mental untuk semua yang kita hadapi , saling support doa untuk mengisi kekosongan jiwa dan yang pasti support kasih sayang. Tahun ini banyak sekali yang kami sangat syukuri , pastinya bersyukur bahwa kami masih bisa diberikan banyak kebahagiaan .. bahagia kalau sekarang kedudukannya udah bukan junior lagi… cihuyy deh! Bahagia masih diberikan waktu untuk selalu explore tempat – tempat baru ber-duan.. Bahagia lahir dan batin istrinya punya kerjaan yang menyenangkan .. Bahagia selalu bisa diberikan waktu bersama. This nine years is full of happiness and (few of) tears .

Terakhir adalah bahagia bahwa pak bolang sudah mendeklarasi bahwa setiap sebulan sekali wajib traveling kecil (walau gak jauh dari rumah tapi wajib) untuk mengisi kebahagian rumah tangga setiap harinya dan membebaskan diri dari kejenuhan urusan kerja. Bahagia lagi mendengar ajakan cumamih kalau selebrasi 10 tahun , tahun 2017 (semoga masih diberikan kesempatan oleh Tuhan) kita akan Camper Van Road Trip di New Zealand atau East Euro Trip …. Bahagiaaaaaaa.. walau baru rencana.. tapi aku semureee itu senengnya .. #brbhuntingtiketmuree….

We have so many years to come , to celebrate , to explore , together…

IMG_20160902_141438

xoxo,

Your the one and only bacoting wife :*

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s