(Review) My First Tri Semester with dr. Aryando Pradana, SpOG – Bunda International Clinic

Masih sulit dipercaya kalau dibadan saya ini ada makhluk kecil yang saya dan papak nantikan selama empat tahun. Lalu bagaimana pengalaman pertama menghadapi awal2 semester pertama? Syukur alhamdulillah , si #cimen ini anak yang sangat baik. Eboo masih tetap bisa aktif bekerja, masih bisa aktif masak (walau kadang on and off tergantung mood *kalo ini sih bawaan eboo*) hahaha, dan yang jelas nafsu makan bertambah banyak. Beberapa teman saya mengalami mual sampai muntah yang luar biasa, tapi selama kehamilan #cimen saya mual hanya 1-2 detik setiap menjelang magrib sehingga hamil bukan jadi masalah buat saya untuk terus beraktifitas khususnya untuk mengurus keluarga kecil (baca : papak dan kaka ocik).

Namun, saya sadari karena kehamilan ini sangat ditunggu – tunggu oleh semua pihak … jaddiiiii banyaklaahhh orang yang sangat posesif sama eboo dan #cimen. Sampai – sampai dokternya pun ikutan posesif harus kontrol dua minggu sekali sampai #cimen umur 20 minggu. Papak sudah tidak mengizinkan eboo nyetir jadi selama hamil ya eboo bagaikan princess (gadis uber) di supirin kemana – mana , Eyang – eyang juga ikutan posesif eboo harus nginep rumah eyang setiap weekdays dengan tujuan supaya nutrisi terjamin…. Gw ?? yaudahlah pasrah aja ikutin what majority says… 

Untuk saya yang penderita #pco serta dan punya problem infertilitas sangatlah beruntung mendapat dokter yang super detail ini. Sempat bingung kenapa harus check up dua minggu sekali dikala teman2 perhamilan lainnya hanya sebulan sekali. Ternyata memang kualiti kontrol dr. Aryando atau yang dipanggil dr. Nando ini terhadap pasien – pasiennya yang bisa dibilangi majority adalah “susah hamil” luar biasa, karena kita udah susah”dapatnya” maka dari itu dr.Nando gak mau missed ataupun kecolongan untuk setiap pasiennya termaksud ogut. Dari minggu ke 5 sampai minggu ke 9 #cimen gak pernah absen kontrol ke dokter Nando. Setiap kontrol pun selalu dijelaskan step by step what to do and don’t . What i like from him adalah prinsip ” jangan kegendutan hamilnya, ntr susah nuruninnya” hahahaha…lalu perintah “Olahraganya apa ? Yoga nafas aja yah selama sampai 20 weeks, abis itu lanjut yoga biasa”. Ya support pasien untuk tetap sehat dan tidak overweight… Walau ogut, masih gak tau nih akan naik berapa kilo kalau secara hobi favorit adalah nyemil…hahahaha!

Pada minggu 10 , Eboo di sarankan untuk tes darah yang salah satu rentetannya adalah tes TORCH  , tes kekentalan darah , tes zat besi. Sempat agak shock dengan hasilnya dan beberapa bolak – balik ke Lab darah .. Karena hasilnya gak bagus (dibaca kasat mata oleh kaum macam gw..hahaha). Pak dokterpun sigap di konsultasikan melalui whatsapp. Karena memang kalau nunggu jadwal balik ke doi lagi masih agak lama dan alhamdulillah Pak dok memberikan jawaban yang menenangkan dari hasil – hasil tes lab darah eboo dan langsung di sarankan untuk mengkonsumsi beberapa vitamin tambahan , salah satunya Vitamin D3 IU 1000. Agak susah nyari dosisnya yang agak tinggi ya bowk, tapi berkat kekuatan hashtag instagram akhirnya bisa dapat vitamin – vitamin import di situs online namanya http://www.vitaminkita.com dan terjamin kualitasnya (berkat review forum ibu – ibu).

 

Image result for vitamin D swisse

Ini vitamin D yang gw konsumsi untuk boost pertumbuhan #cimen

Kontrol di minggu ke-9 , alhamduilillah #cimen dalam keadaan sehat dan berkembang … Heart beatnya semakin kencang (ntah emang anaknya pumping atau deg2an mau di tengok). Lalu Eboo dan papak disarankan kembali oleh dr.Nando untuk kontrol perkembangan #cimen di week 12 – week 14 untuk melihat perkembangan organ – organnya mealului USG 4D. Sempat tanya – tanya ke beberapa teman perlu gak sih kontrol ini ? Biasa lah , gak galau tuh gak ibu – ibu kayanya.. Akhirnya menurut kakak gw , apa yang disuruh dokter .. lakuin aja deh (berhubung ya kakak gw juga dokter  jadi dia suggestnya gitu hahaha) lebih baik mencegah daripada mengobati..Lebih baik tau cepat daripada kecolongan.. Yaudah deh nurut aja, lagian happy juga ketemu #cimen 🙂

Sampai akhirnya berjumpa di week-13 , akhirnya Eboo dan papak pun melakukan kontrol USG 4D di Bunda International Clinic department Visi Scan. Untuk dokter 4D sendiri yang melakukan bukan dokter nando melainkan dokter khusus 4D yaitu dr. Reino Rambey , SpOG. Sedikit tips untuk melakukan 4D di BIC , karena jadwalnya ternyata yang selalu penuh maka daftarnya harus satu minggu sebelum jadwal kontrol. Karena memang pemeriksaan 4d ini detail , jadi agak lama dan mungkin dokter gak mau terlalu terima banyak pasien 4D  jadi harus daftar jauh – jauh hari.

Alhamduilillah hasilnya #cimen berkembang normal seperti umurnya, tidak tampak tanda down syndrome , sudah terbentuk otak , kaki , tangan , tulang belakang…pokoknya udah jadi kaya orang (disinilah aku dan papak merasa haru)..Sungguh luar biasa ya Tuhan itu 🙂

Halo semuah, aku ngantookk....

Halo semuah, aku ngantookk….

img_20161201_131839

Ini hasil dari USG 2D abdomen.. Terlihat cimen sudah berbentuk seperti bayi tinggal di gedein ya nak :*

Okay , briefly explain .. Apa fungsinya usg 4d pada usia kehamilan di tri semester awal? Jawabannya untuk mengetahui segala perkembangan awal yang terjadi pada janin. Terutama perkembangan organ – organ dalam seperti otak , dll. dr. Nando pun menjelaskan bahwa 4d ini dan cek kromosom di luar negri sangat diwajibkan , tapi macam kita orang Indonesia, 4d in this 13 week aja cukup lah yah..hehehe! Tidak terlalu banyak ibu hamil yang melakukan cek 4d di usia awal kehamilan , pasti banyaknya di week 20 – week 25. Menurut gw , usg 4d penting bagi kalian yang ada budgetnya. Karena USG ini agak sedikit mengeluarkan biaya , untunglah papak berasuransi jadi tercover hehehehe. Untuk biaya usg 4d di BIC (Bunda International Clinic) biaya 1,2 juta include biaya dokter, biaya usg 2d dan 4d , CD foto2 hasil 4d dan 2d dan videonya. Tapi kalau yang memang ada biaya budget apalagi kehamilannya bisa dibilang “susah dapetnya”, cek ini wajib dilakukan untuk melihat perkembangan janin.

dr. Nando ini praktek setiap hari di Bunda International Clinic atau yang terkenal juga di gedung Morula Ivf  di Menteng . Dari Senin – Sabtu , yang lagi – lagi pasiennye super banyak (karena doi salah satu tim sukses dari program IVF para arteis2) jadi tips kalau mau ke dokter ini selalulah daftar dari satu minggu sebelumnya atau bisa juga ke RSIA Bunda dengan jadwal praktek Selasa dan Kamis (dari jam 4 sore – jam 5sore) bisa lihat dan check jadwal disini (BIC OR RSIA BUNDA) .  BIC ini masih salah satu bagian dari RS. Bunda . Jadi gedung BIC ini memang khusus isinya para pasien infertilitas baik yang sudah berhasil ataupun masih berjuang , biasanya nanti untuk melahirkan langsung di direct ke RSIA Bunda Menteng , yang memang letaknya juga cuma sebelahan (hanya beda beberapa blok). Menurut gw , biaya obat dan dokter disini standart (setara dengan RS swasta lainnya) dan gak terlalu komersil . Sebelumnya , cek kehamilan pertama di salah satu RS swasta di BSD biaya kontrol dan obat habis 1 jta sekian, kalau di BIC biaya dokter plus obat untuk 30 hari habis sekitar IDR 800rb-an. Biaya dokter spesialis sekitar 300rb, tindakan USG 200rb , obat2an 300rb. Waktu inseminasi IUI pun disini biayanya juga untuk tindakan sekitar habis 3 juta , disaat sempat cek beberapa RS swasta mengenakan biaya 8jt-an.

Ya , walau sempat galau mau pindah RS yang agak deketan dari rumah tapi sepertinya Eboo udah males ganti – ganti lagi.. hahahaha! Insya Allah semua dilancarkan sampai lahiran disini. Dulu eboo juga alumni RSIA Bunda Menteng, semoga #cimen juga bisa lahir lancar brojol disini 🙂

Ini Eboo with dr.Aryando , waktu cek telur sebelum ke Jepang jaman promil.. Eh sekarang alhamdulillah sudah ada hasilnya..

 

Advertisements

4 thoughts on “(Review) My First Tri Semester with dr. Aryando Pradana, SpOG – Bunda International Clinic

  1. Waaah mba tikaaa congrats yaaa!!! Dr nando ini dokter hits ya banyak yg sama dia juga, tapi emang oke sih dia ya. Enjoy pregnancy yah mba, semoga lancar2 terus sampe nanti lahiran😊😊

  2. halooo cimen! sehat2 terus ya ibu dan cimen 🙂
    btw, ngantri 4D emang ruar biasa yakk… apa karena alatnya cuman 1.. dulu pas hamil kebetulan obgyn di RSIA YPK mau 4D antri sebulan aja gitu.. doeeeng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s