Mengenal Alam Lebih Dekat Dengan Sekolah Alam

Ketika kita lebih dekat dengan Alam maka kita akan lebih paham bagaimana ibu pertiwi ini sangat bermanfaat lahir dan batin. Kenapa adam dan hawa bisa hidup di jaman belum ada satu tehnologi pun tercipta..jawabannya adalah mereka memberdayakan segala fungsi yang diberikan oleh alam dengan baik.

Sejak saya menciptakan sabtu santai hingga detik ini, tujuan saya adalah mendekatkan manusia – manusia kota kepada alam. Ketika Sagara lahir langsung lah objektif inilah yang pertama kali saya kenalkan kepada Sagara. Betapa besarnya Tuhan menghadirkan semua isi semestanya untuk dapat diberdayakan untuk kita. Lalu kenapa kita hadir untuk merusaknya? Sebagai predator nomor satu di dunia.

Sebetulnya Saya masih jauh dari semua gerakan pecinta alam, masih banyak belajar. Namun sebisa mungkin berusaha yang terbaik dan mencontohkan kepada Sagara. Syukurlah kami diberi kesempatan hidup dan ditinggal di pulau sehingga momen untuk lebih dekat, lebih bersyukur dan lebih menghargai alam pun lebih banyak.

Dari dulu saya sama pras memang punya cita-cita memasukan anak kami di Sekolah yang basis kurikulum pendekatannya melalui alam. Jauh sebelum punya Sagara, saya sempat survei salah satu lokasi sekolah alam di tangerang selatan untuk lokasi sabtu santai dan sempat tanya – tanya tentang metodenya. Ternyata asikk juga… Seiman lah sama bapak – ibu bolang ini 😂

Lalu kami pindah ke bali dengan membawa Sagara dan dihadirkan buanyakkk sekali pilihan sekolah alam dari yang harganya bisa beli rumah di pondok indah sampai yang masih masuk budget kantong pegawai lokal Indonesia. Kriteria kami dalam memilih kelas bermain maupun sekolah di Bali salah satunya adalah jumlah murid. Jumlah murid lokal dengan jumlah murid luar seimbang. Saya dan bap masih nasionalis cinta Indonesia , jadi kalo udah isinya bule semua.. Bye! Atau pengajarnya semua hasil import .. Bye! Kami masih ingin suasana Indonesia ini kuat tanpa adanya jajahan negara lain di tanah kami sendiri. Iya ini masih Bali , kalau isinya barang import semua mending kami langsung ke luar negri, pindah negara 😂

Salah satu yang sudah kami survei dan ikuti beberapa kali kelas bermain adalah Alam Atelir School. Kebetulan rumah kami tinggal ga jauh dari tempat ini. Dan seperti beberapa post saya sebelumnya di Canggu ini banyak sekali pilihan early learning centre , tapi yang mendekati sistem kurikulum yang sama seperti di Jakarta jarang banget. Adapun yang punya kurikulum oke salah satunya seperti Alam Atelir dan Montessori Bali (yang setelah dapat price listnya langsung mundur teratur *gak kuat shay*).

Alam Atelir ini punya beberapa kelas bermain dari usia 6 bulan sampai 8 tahun (Baby Class – Elemantary School) Sistem kurikulum nya gabungan montessori dan menggunakan kebebasan berekspresi anak. Yang dimana sangat cocok menggunakan pendekatan alam. Kegiatan untuk usia pre-toddler dan toddler biasya diawali kegiatan di Gym , Gathering Time , Snack , Sensory Time dan Art / Craft.

Selain everyday school , alam atelir juga menghadirkan program playdate yang biasanya diselenggarakan setiap Sabtu. Nah, Sabtu lalu si bapak minta “me time” pengen surfing.. Cari kegiatan untuk eboo dan Sagara yang berfaedah akhirnya ikutan Nature Playdate di Alam Atelir School ini.

Kegiatan paling seru dan paling nyaman buat orang tua dan anak. Guru dan stafnya pun sangat menyenangkan (ga rasis mana bule mana lokal.. Adalooh sekolah masih pake rasiss). Nah ini dia diantara kegiatan yang kemarin eboo dan Sagara lakukan :

Gym Time

Exploring The Garden

Meal Time

Hunting Dry Flower and Leaves For Headpieace

eruu kan? Semua kegiatannya mostly di luar kelas (karena pas cuacanya lagi terang). Untuk kelas sensornya pun semua bahannya dari alam. Disinilah anak dilatih kreatifitasnya untuk bisa memberdayakan apa yang dimiliki oleh alam.

Ada tips ga sih eboo buat anak aku yang jarang banget main di alam?

Tips untuk ibu/bapaknya adalah jangan mudah insecure. Jangan terlalu apa2 no, itu no.. Biarin aja mereka explore selama itu masih aman .Kami pernah memergoki Sagara makan pasir 😂 ya satu dua kali pasti setelahnya diare kecil abis itu antibodinya buat pertahanan sendiri. Sagara juga pernah sakit pilek abis road trip tapi ya dipijetin aja pake oil2 dan bawang, sembuh juga. Biarkan alam yang buat pertahanan untuk tubuh kita. Jangan batasi tubuh untuk bersentuhan dengan alam.

Tips untuk anak, setiap kelas alam pasti kita di usahakan untuk se alami mungkin. Seperti bare foot , topless .. Jadi sebelum anaknya masuk pada kelas – kelas alam coba dulu untuk biasanya pergi tanpa alas, menginjak rumput sedini mungkin dan jemur tanpa baju. Pertahanan ini yang nantinya melindungi mereka dark segala macam penyakit.

Yang di bali , di area canggu, seminyak, kerobokan , area kuta selatan bisa ikutan lagi looh playdate seru dari Alam Atelir

Bisa langsung check di
Akun instagram @alamatelirschool

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s